Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2014

KEBUMEN "bergoyang"

hwah... ini kesempatan langka bisa buka internet malem2....... jadi gua manfaatin buat post dikit. walau sebanarnya bingung apa yang hendak ku sampaikan..... tapi biarlah jari ini menari sesuai dengan apa yang ia inginkan..... kawan..... 25 januari kota ku di guncang oleh kuasa Nya......... persis saat itu, saat takbir hendak terucap, tangan mulai terangkat, sof telah rapih tertata.... ketika kami telah siap untuk bersujud kepada Nya, menghamba penuh hina terhadap ke agunganNYa...............  tiba-tiba.....  getaran dahsyat menyapa, menggoncangkan gedung asrama kami.... begitu terasa.... jam yang tertempel ikut bergoyang, sof yang berbariis rapih seketika bubar, berantakan.... semua panik, teriak2, takbir, istighfar dan sebagainya ramai bersahutan..... semua santri berhambur keluar.... menuruni tangga, dengan penuh was-was, ya, saat itu kita sedang di lantai dua. ketakuatan benar-benar mendera..... tuhan... apa ini.... murka Mu kah???........... kami semua berkumpul...

GORESAN RINDU

KENANGAN TERAKHIR  lagiii.... air maata berderai.... rindu itu tak akan pernah ada habisnya. abii.. ini goresanmu dalam dimensi rindu..... Jum’ at 29 November 2013 . Malam itu tatapmu begitu sayu dan tergambar keletihan yang mendalam, dengan suara yang sendu engkau berucap padaku "Bi.... semua urusan ini besok akan selesai ". Karena tak mengerti apa yang engkau maksudkan sambil mengelus rambutmu aku menyahuti pelan " Urusan yang mana ?. Sambil menggerakan tanganmu engkau berkata lagi " Ya.. urusan semuanya " suaramu terdengar pelan dan tenang. " Urusan yang mana ?" tanyaku lagi karena aku belum juga mengerti apa yang engkau maksudkan. Tiba-tiba tangamu memegang tanganku cukup kencang, dengan suara parau dan bergetar " Bi ... umi harus mengatakan apa yach ?. Tiba-tiba ada perasan yang begitu hebat bergejolak dalam dadaku seiring tumbuhnya kesadaranku bahwa ini adalah isyarat perpisahan darimu, tak terasa ada butiran bening mengalir dar...

KEMBALI

mimpi itu telah menanti sob..... perjuangn panjang masih berderet... gelombang kehidupan kudu tetep mengalun... dan kini saat nya telah tiba... buat aku tuk kembali goreskan tinta-tinta perjuangan... berat memang ...... tapi mimpi itu terlalu indahh untuk di tinggalkan... perjuangn itu terllau luar biasa untuk di lewatii maka aku putuskan untuk menikmati semuanya dengan hati yang penuh cinta dan dengan segenap kerinduan yang menyapa.. esokk kan ku langkahkan kaki ini.. menuju  indahnya perjuangan bersama para lazkar cinta......... satu kata untuk mengawali semua.............. BISMILLAH................ aku akan kembali bersama mimpi2 ku.....

C.I.N.T.A

rindu yang ada senyum merona yang tergurat penuh makna                 serta hati yang berbunga... semua itu karena mu cinta... cinta... izinkan aku menuliskan tentang mu.... izinkan kata-kata kecilku bermain dengan kata indah mu walau aku tahu tangan ini tak akan mampu tuk goreskan pesona mu ku hanya mencoba untuk lukiskan dengan hati yang berselimutkan engakau cinta... jutaan tafsir yang ku maknai tentang mu. tapi satu yang ku menertii bahwa cinta itu ialah KAU.... tuhan cinta ini adalah milik Mu ini bukan coretan cengeng cinta yang kerap kali di gembar-gemborkan para pemuda pemudi sekarang.... bukan cinta obroalan yang seenaknya..  di mainkan..., di coba, atau di remehkan   galau karena cinta. its ok gua banyak dengerr ok sob klo misalnya, galau karena cinta NYa yang mungkin semakin menjauh dari kita itu bagus tapi kalau galau karena cinta kita di putusin ma si doi, atau...

BUAT MU SOBAT...

Kau merasuki dimensi cinta ku menyeruak tepiskan gelayut rindu akan indahnya goresan sang pualam pada lembar kehidupan yang membungkam         Kau hadirkan alunan nada Tuk iringii kisah kita Yang terhimpun dalam simponi cinta Yang terukir pada pelangi sejuta warna.. Tuk kisah yang terus terendra Dalam benang-benang ukhuwah yang tercipta...                       sobat.... moga tangann ini kan terus tergenggam bibir yang kan terus tulus merekahkan senyum persahabatan yang ada moga kan selalu tertanam walau jarak yang terbentang takakan pernah tenggelam....

.....JARKONI.....

Hwahh, sob... kaliann kenall dengann kata yangg satu ini.... kata yang kerap kali terucapp olehh manusia-manusia yang merasa kesal akan seseorang yang gemarr menasehatii, gemarr menceramahi.. tapi dia sendiri tak melakuakn apa yang ia cakap. wis ngajarii tapi ra nglakonii. wahh orang2 kayak gitu emang sering buat mangkell wahh emang gituu kebiasaan manusia... mereka bilang ini dan itu.. menyerukan sesuatuu.. tapi dirinya, tak pernahh melakukan sesuai dengan apa yang di sampaikan..  omong kosong! tapii juga jangnn terlalu menyalahkan ke jarkonian orang lainn. sebab aku yakinn diri kalian masing-masing sepertinya juga tak jauhh dengnn kata itu, setidak nya sekali dua kalii pernahhlah.. jarkonii itu manusiawii.. lahh iya, klo misalnya kita mau menymapaikann ke benarann.. tapi karena keterbatasaann.. sesuatu kita blmm bisa melaksanakan.. apakahh suatuu kebenarann itu akn tersimpann selalu... padahll kemampuann mu blmm tentu akan datang, apakhh kauu akn menyembunyikann ke benar...

CARA TUHAN....

Ketika itu usiaku mungkin 12 tahun.... masih menduduki sekolah dasar   itulah awal aku berkenalan dengan arti kata kehilangan yang sesungguhnya. Saat itu yang ku tahu hanya menangis…   mengekspresikan duka yang menyapa……… 3 februari 2011, mbah utii.. kembali kepangkuanNya…   Sob,   perkenalan dengan kata kehilangn ittuu… menggoreskan duka menganga… aku menyesal karena telah mengenal kata itu… aku di kenalkan secara paksa… oleh takdir yang tak besahabat.. Waktu terus melawati masanya , berlahan duka itu mulai terkikis… aku mulai memasuki dunia remajaku, menginjakan langkah kaki penuh mimpi ini, di jenjang smp… bertemu dengan kegembiraan baru bersama kawan baru… walau aku tahu semua itu belum mapu menghapus sepenuhnya duka yang ada… tapi setidaknya kawan baru bisa membantu tuk gantikan air mata yang ada dengn secercah senyum persahabatan… Aku mulai mengenalnya saat pertma kali aku memasuki pendidikan smp… entah kenapa, keakraban diantara kami begitu ce...