Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2016

KADO KECIL UNTUK HAKIM

Nidzar Amanul Hakim Doa kedua yang terjawab Pejuang yang kudambakan aku cuma tersenyum ketika kamu berkata " Bosan membaca, bikin ngantuk " kemudian kamu ambil kuas dan kanfas atau membongkar apapun yang kamu pingin bongkar Nak .... Proses kreatifitas memang tak semua hadiir dari bacaan yang kadang memang sempit dan membatasi Ilmu bukan hanya bisa diambil dari deretan kata dan huruf Ia bertebaran dialam dan kamu perlu merangkainya dalam bait dan kalimat agar abi bisa membacanya. PUISI dari abi buat ananda Hakim sebelumnya barokalloh fii umrik buat adiku yang kini usianya sudah genap memasuki 16 tahun.  16 tahun yang tak mudah, 16 tahun yang pasti penuh rintangan, 16 tahun yang penuh cerita. ah, masih ingat sekali kala dulu saat usia kita masih kanak-kanak, kau adalah sosok adik yang menyebalkan, aku sering memearahimu, sebal melihat tingkahmu yang amat pemalu, penakut, gak tegas, kau dulu sering merengek minta ditemani ke kamar ...

LAGI-LAGI, TENTANG CINTA....

membicarakan soal cinta, ah kurasa tak ada habisnya jika persoalan itu kita bahas, selalu saja ada definisi baru, selalu saja ada diksi yang dapat menggambarkan dengan penuh warna, dengan pemahaman-pemahan yang terilhami dari sebuah kisah luka, atau bahagia .  sungguh tak akan ada matinya, tak ada basinya selalu saja menjadi perbincangan yang tak redup. selalu saja bisa menjadi daya jual yang  laku bagi dunia perfilm-an, hingga dunia dunia tulis menulis. kebyanyakan film atau novel yang bestseller itu juga bergenre tentang cinta. aku bilang kebanyakan ya, tidak semua. dan akhir-akhir ini perbincangan tentang jodoh semakin menjamur, bertebaran di berbagai media sosial (mungkin sebenarnya hal ini sudah lama terjadi, aku saja yang telat menyadari), disana banyak status-status yang menggambarkan sebuah penantian, tautan-tautan yang berisi seputar cinta, jodoh, rindu dan sebagianya, postingan-postingan foto yang buat baper dengan caption yang gak kalah mbaperinnya. puisi-puisi t...