Langsung ke konten utama

CARA TUHAN....




Ketika itu usiaku mungkin 12 tahun.... masih menduduki sekolah dasar  itulah awal aku berkenalan dengan arti kata kehilangan yang sesungguhnya. Saat itu yang ku tahu hanya menangis…  mengekspresikan duka yang menyapa………
3 februari 2011, mbah utii.. kembali kepangkuanNya…  
Sob,  perkenalan dengan kata kehilangn ittuu… menggoreskan duka menganga… aku menyesal karena telah mengenal kata itu… aku di kenalkan secara paksa… oleh takdir yang tak besahabat..
Waktu terus melawati masanya , berlahan duka itu mulai terkikis… aku mulai memasuki dunia remajaku, menginjakan langkah kaki penuh mimpi ini, di jenjang smp… bertemu dengan kegembiraan baru bersama kawan baru… walau aku tahu semua itu belum mapu menghapus sepenuhnya duka yang ada… tapi setidaknya kawan baru bisa membantu tuk gantikan air mata yang ada dengn secercah senyum persahabatan…
Aku mulai mengenalnya saat pertma kali aku memasuki pendidikan smp… entah kenapa, keakraban diantara kami begitu cepat terjalin….  dia lah yang buat bibir ini.. selalu ramai dengan senyumm, penuh tawa…  kebersamaan itu telah mengobati aku tentang rindu yang ada….  Terjalin sebuah ukhwah ang indah di sana….
 Tapi sob… , kau tahuu lagi-lagi waktu dan takdir berperan antagoniss… merka bagaikan monster kehidupan…  tega sekali renggut bahagia yang ada……
 8 maret  2012 sobat kecil ku nidaul khilmiii…. Di usianya yang masih sangat muda ia harus tinggalkan dunia yang baru di nikmatinya 13 tahunn
Duka itu kembali hadir… lebihh menyakitkan…  perih yang menyapa… tak lagi ku rasa… semua ini terlalu cepat bukankah kemarin anak itu masihh sibuk bercerita tentang kehidupannya… berceloteh riang, tentang film-film favoritnya….  Tapi kini terbujur kaku, dengn seutas senyum penuh makna…..
Sakitt sekalii.. kebersamaan kami yang singkat ituu telah menggoreskan kenangan begitu mendalam, memberikan efek luka  pada hati yang duka…
Masihh di tahun yang sama.. aku lupa kapan tepatnya….
Mbah buyut ku…  juga di panggil Oleh nya…..
Tuhan…. Entah lah apa arti semua ini   tapii sudahhlahh kehidupannku  kini sudahh terbiasa dengann duka..   perlahann aku mula menerima.. mulai mengertii…
saat itu  aku bersyukurr   masih ada umii. Yang memberiku peluk kekutan, temptku berbagi airmata … tempat aku sandarkan tubuh ini yang sepertinya mulai lelah akan duka yang ada…
Masih ada mbah kakung, yang selalu senantiasa memberikann petuah-petuah… tentang kehidupan ini…

Pesan-pesan kehidupan penuh makna……………
Tapi aku hanyalahh manusia… tak berhak sedikitpun tentang takdir yang ada…..
Pelukk hangatt sang ummi kini hanya tinggal kenangan…..
Pesan dan petuahh ituu kini hanya mampu ku ingat….
Semua itu tersimpan dalam memorii rinduku………..
Duka ituu.. telahh mnjadi temanku sekarng sobat..
15 september  2013….. mbahh kakung.. juga pergi meninggalkann luka baru pada catatan duka kehidupan……
Belumm sembuhh luka yang ada… belum keringg air mata yang ada……
Lagi-lagi duka itu hadirr… kali ini membawa luka lebihhh. Memaksaku untuk memuntahkan semua airmata yang ada……… menggetarkan kehidupan yang baru aku masukii selama 14 tahun…….. duka itu datang bagaii… hujaman komett… yang siap luluh lantahkann semua kekokohan jiwa….
Jum’at 6 desemberr…….. UMMIIII ….  Telahh menemuii apa yang di nantii,
ummii yang kini tengah menempuuhh kebahagiaan jannahhhh………
saatt ituu semua duka terasa lengkap sudahh menggrogotii kehidupan………
  tapii saat itu.. entahh kenapa…. Seperti ada kekuatan yang merasuki jiwa ini…..
sejakk ituu, sejakk semua ituu….. aku merasa.. kaki ini semakinn kokohh untuk terus mengembara dalamm lintass kehidupann,
jiwa ini semakinnn tegarr dan siap untuk menjemput kedewasaan diri………………….
Itu sedikit cerita tentang duka yang tergores dalam kehidupanku………..


Tapi bukan itu sob, bukan itu yang harus kalian ingat…….

Duka ku  itu biarlahh menjadii tangiss dalam hati ini…….

Tapi tentangg apa itu arti ujian hidup sesungguhnya……….,  semua itu  hanya soal waktu..  sebentr atau lama ornag-orang yang kita cintaii perlahan satu persatu darii merekaa akan meninggalkan dunia yang penuhh dengan kefanaan ini, akan meninggalkan kita seorang diri nantinya… karena memang begitulahh janjii sang ILLAhi.. bahwa  setiap yang bernyawa pastii akan mendapatkan mautt… semua orngg nanti juga kan menjemput kata itu…. Tak terkecuali kita…….  Sobat.. maka sudahh seberapakahh siap kita……. Sebab mauttt datangg tanpa permisi…

Kematiannn… ia juga bagian dalam ujiann hidupp…. Jika kalian baca kisah ku di atas.. itu tak lebihhh dari secuill apa yang di rasakan olehh baginda kita Nabiallohh S.A.W….. duka beliauu yang menjadi anak yatim piatuu di usia kanak-kanak…. Juga ketika di tinggal olehh paman dan istri tercinta…….

Haruss menjadii teladann untukk kita semua.. bagaimna  beliauu ikhlas menerima semua.. .. tetap kokohh, walau sebenarnya dalam kerapuhann luarr biasa…..


Ujiann hidup inii, ia lahh bukti cinta NYa pada seorangg hamba… itu tandanya agar kita lebihh mendekat dengan NYA

Inilahh cara tuhann.. untukk jadikan makhluknya menjadii insane yang tangguh dengan keimanan yang kokohh… …

Ujian hidupp ialahh tahapp yang harus kita lalui untukk  menjadii manusia kuat,  yangselallu mengingat NYA…..

Cara yang terbaikk yang di rancangg olehh sutradara kehidupann  terbaikkk…. Olehh penulis skanarioo takdirr yang tak tertandingii…….. apakahh kita masihh meragukann keindahann nya….





Tapii kita terkadangg tak mengertii… terkadangg kita sendirilah yang tak mau di jadikan pribadii yang luarbiasa…  kita menyerahh pada ujiann hidup yang ada… .. terkadangg kita terlalu sibukk memikirkan atau merenungi problematika hidup, sehingga lupa bahwa IALAH pemilik skanario itu IALAH yang mempunyai kuncii untukk buka pintu solusi………………………………. Jadii kenapa kau takk  serahkan semua pada NYA?????????




Komentar

Postingan populer dari blog ini

BE A MUSLIM TEENAGER!

Be A Muslim Teenager! Remaja adalah masa yang indah masa yang penuh dengan pernak- penik kehidupan. Penggalian potensi diri juga akan semakin terlihat. Tapi hati-hati dengan masa remaja mu, karena salah jalan saja sudah bisa membuat masa depanmu terancam. Karena bagaimana nanti kamu dimasa depan, adalah bagaimna kamu menjalani masa mudamu. Jangan pernah sia-siakan masa yang ada sebab   nantinya   kita akan ditanya oleh Nya. Bagaimana kita mengisinya dan dihabiskan untuk apa umur kita? , sebuah hadist mengatakan. “Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi). Nah, apa yang akan kalian jawab nanti. Tentu saja jika mulut yang menjawab pasti akan terlontar kata-kata yang manis. Tapi bukan mulut, yang akan menjawab melainkan semua ang...

BELAJAR???!@#$%&

BELAJAR????? Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal.. tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.   mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup.. apakah...

DON'T TOUCH ME!!

"Mi, (panggilan ane di SMA) tos yuk" ajak salah satu teman ikhwan dikelasku, tangan kananya sudah terangkat siap beradu tos denganku ,sontak aku langsung menolaknya, "GAK!" apa-apaan memangnya dia siapa berani-beraninya ngajak tos bareng.  babeh gua atau kakek gua hah?? " kenapa gak mau? ya udah kita salaman aja ya!" ajak anak ikhwan itu lagi, ih ini anak ngeyel dibilang ane kagak mau ya kagak mau.... aku menggeleng tegas, dan mengalihkan fokusku penuh ke novel yang tengah ku baca. "ih, ummi ma temen kok gitu..., masa gak mau salaman, salaman itu kan katanya menggugurkan dosa mi"(ih, ni anak cowo cerewet banget sih, ni anak agak aneh, bagus lah dah paham klo bersalaman itu menggugurkan dosa. tapi itu khususon buat sesama mahrom aja, klo salamannya kesiapa aja asal genggam, itu mah jadinya menumbuhkan dosa bukan menggugurkannya) " betul, salaman itu menggugurkan dosa, jika itu kau lakukan bersama si Agung (kebetulan ada agung lewat, jad...