BELAJAR?????
Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan
ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal..
tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.
mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup..
apakah pentingnya mengetahui ikatan kovalen, non polar, polar, deretan nama2 unsur2 tabel periodik? toh yang penting kita bisa hidup dengan keadaan yang ada, kalo toh klo kita ingin bahan kimia bisa saja beli..
apa perlu saat kita membeli seseutu harus menggunakan PSLDV, klo misal pensil 3 dengan buku 2 maka harga nya 10rb, pensil 1 dengan buku 6 maka harganya 15rb.. apa perlu kita menghitung seperti itu dulu ketika hendak beli di toko. gak juga, kita tinggal tanya berapa harga persatuan, sudah selesai.. tanpa perlu memikirkan nya dengan rumus2 seperti itu..
diri ini terdiam sejenak... akankah tiga tahun ku di sma itu akan sia-sia hanya untuk mempelajari ilmu2 seperti itu.. pusing2 mempelajari hanya untuk di lupakan setelah lulus nanti, bahkan parahnya lagi setiap kali ulangan telah selese.. rumus2 itu menguap hufttt.. apalagi aku yang tak mempunyai minatan untuk memperdalam ilmu itu dalam kuliah nanti..
tapi diri ini tersadar akan sesuatu..
siapa bilang semua rumus itu tak penting... mungkin saja kini kita mengannggapnya memang belum terlalu di gunakan. tapi suatu saat nanti tak ada yang tahu kawan, bisa jadi semua ilmu2 yang kita pelajari sekrang amat kita butuhkan nanti.. kita tak akan tahu bagaimna endingnya. bisa jadi memang semua ilmu itu tak berguna untuk masa depan kita, tak ada yang tahu bagaimna kedepannya tapi setidaknya kita telah menyiapkan bekal. lihatlah yang belajar saja tak mesti sukses, apalagi yang hanya diam saja... think again!
belajar itu memang tak menyenangkan. hanya orang2 hebat lah yang bilang belajr itu menyenangkan. lalu , maukah diri ini hanya menjadi yang biasa-biasa saja. klo seperti itu, tentu akan mudah untuk dilupankan, tak pernah di anggap penting. belajarlah untuk menjadi orang hebat, dimulai dengan mencintai proses belajar itu sendiri. nikmati lah setiap hembus ilmu yang kau peroleh, maknai dalam2 setiap nasehat, semakin kau teguk ilmu itu maka kau akan merasa semakin haus, ingin terus meneguknya berkali-kali...
sungguh beruntung orang yang telah bisa memaknai menuntut ilmu itu sebagai kelezatan dalam hidup, semakin kau cari dan peroleh kelezatan itu akan semakin bertambah nikamat. bukan malah semakin menambah pusing,lelah, atau bahkan depresi karena terllau bnyak yang harus di hafal.
sejenak kita berdiam, bermuhasabah akan diri..
sudahkah diri ini merasakan kelezatan dalam memuntut ilmu? jika belum mungkin masih banyak yang harus di perbaiki, terutama niat kita...
sikap kita terhadap ilmu dan guru juga harus di perhatikan..
mungkin kerap kali kita bertanya kenpa aku tak sepintar dia, kenapa rumus2 ini enggan sekali memasuki dimensi otakku, kenapa semua itu terasa sulit sekali???
ketika semua usaha sudah kita lalui tapi hasil masih saja sama, coba kita tanyakan pada diri kita. bagaimana kedekatan kita pada sang pencipta. Dialah yang memiliki segala ilmu, lalu kenapa kau seakan-akan melupakan hal itu.. mendekatlah dan memintalah pada Nya. seberapa kau dekat, seberapa kau cinta pada Nya itu akan memengaruhi hasil akhir mu pula.
selagi langkah kaki masih panjang, jiwa masih merasa muda. maka teguklah ilmu sebanyak mungkin!
dari semester ini aku bertekad untuk mencintai belajar! menikmati setiap prosesnya, mengambil setiap kelezatan pada setiap sisinya.
bagaimana dengan kalian.. ARE YOU READY!!!!
Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan
ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal..
tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.
mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup..
apakah pentingnya mengetahui ikatan kovalen, non polar, polar, deretan nama2 unsur2 tabel periodik? toh yang penting kita bisa hidup dengan keadaan yang ada, kalo toh klo kita ingin bahan kimia bisa saja beli..
apa perlu saat kita membeli seseutu harus menggunakan PSLDV, klo misal pensil 3 dengan buku 2 maka harga nya 10rb, pensil 1 dengan buku 6 maka harganya 15rb.. apa perlu kita menghitung seperti itu dulu ketika hendak beli di toko. gak juga, kita tinggal tanya berapa harga persatuan, sudah selesai.. tanpa perlu memikirkan nya dengan rumus2 seperti itu..
diri ini terdiam sejenak... akankah tiga tahun ku di sma itu akan sia-sia hanya untuk mempelajari ilmu2 seperti itu.. pusing2 mempelajari hanya untuk di lupakan setelah lulus nanti, bahkan parahnya lagi setiap kali ulangan telah selese.. rumus2 itu menguap hufttt.. apalagi aku yang tak mempunyai minatan untuk memperdalam ilmu itu dalam kuliah nanti..
tapi diri ini tersadar akan sesuatu..
siapa bilang semua rumus itu tak penting... mungkin saja kini kita mengannggapnya memang belum terlalu di gunakan. tapi suatu saat nanti tak ada yang tahu kawan, bisa jadi semua ilmu2 yang kita pelajari sekrang amat kita butuhkan nanti.. kita tak akan tahu bagaimna endingnya. bisa jadi memang semua ilmu itu tak berguna untuk masa depan kita, tak ada yang tahu bagaimna kedepannya tapi setidaknya kita telah menyiapkan bekal. lihatlah yang belajar saja tak mesti sukses, apalagi yang hanya diam saja... think again!
belajar itu memang tak menyenangkan. hanya orang2 hebat lah yang bilang belajr itu menyenangkan. lalu , maukah diri ini hanya menjadi yang biasa-biasa saja. klo seperti itu, tentu akan mudah untuk dilupankan, tak pernah di anggap penting. belajarlah untuk menjadi orang hebat, dimulai dengan mencintai proses belajar itu sendiri. nikmati lah setiap hembus ilmu yang kau peroleh, maknai dalam2 setiap nasehat, semakin kau teguk ilmu itu maka kau akan merasa semakin haus, ingin terus meneguknya berkali-kali...
sungguh beruntung orang yang telah bisa memaknai menuntut ilmu itu sebagai kelezatan dalam hidup, semakin kau cari dan peroleh kelezatan itu akan semakin bertambah nikamat. bukan malah semakin menambah pusing,lelah, atau bahkan depresi karena terllau bnyak yang harus di hafal.
sejenak kita berdiam, bermuhasabah akan diri..
sudahkah diri ini merasakan kelezatan dalam memuntut ilmu? jika belum mungkin masih banyak yang harus di perbaiki, terutama niat kita...
sikap kita terhadap ilmu dan guru juga harus di perhatikan..
mungkin kerap kali kita bertanya kenpa aku tak sepintar dia, kenapa rumus2 ini enggan sekali memasuki dimensi otakku, kenapa semua itu terasa sulit sekali???
ketika semua usaha sudah kita lalui tapi hasil masih saja sama, coba kita tanyakan pada diri kita. bagaimana kedekatan kita pada sang pencipta. Dialah yang memiliki segala ilmu, lalu kenapa kau seakan-akan melupakan hal itu.. mendekatlah dan memintalah pada Nya. seberapa kau dekat, seberapa kau cinta pada Nya itu akan memengaruhi hasil akhir mu pula.
selagi langkah kaki masih panjang, jiwa masih merasa muda. maka teguklah ilmu sebanyak mungkin!
dari semester ini aku bertekad untuk mencintai belajar! menikmati setiap prosesnya, mengambil setiap kelezatan pada setiap sisinya.
bagaimana dengan kalian.. ARE YOU READY!!!!
Komentar
Posting Komentar