Langsung ke konten utama

lomba cerpen kuantum

Lomba Cerpen Majalah Kuntum
 
 
Khusus, buat lo yang suka nulis. ini saat y6ang tepat buatnyalurin hobi lohh, sipa tau lo berbakat.... yuk ikutan....!!!!
 

oleh Ismi Laely pada 3 November 2012 pukul 15:21 ·
Majalah remaja KUNTUM mengundang segenap pencinta dunia fiksi untuk ikut dalam kompetisi yang menantang ini. Adapun ketentuan perlombaan sebagai berikut :
  1. Terbuka untuk umum (pelajar, mahasiswa, umum, baik dalam maupun luar negeri). 1 peserta hanya boleh mengirimkan 1 karya.
  2. Tema cerpen bebas, pastinya yang mengajak pada kebaikan dengan panjang naskah maksimal 800 kata.
  3. Naskah bersifat orisinil, belum pernah dipublikasikan di media manapun (cetak maupun online), juga tidak sedang diikutsertakan dalam sayembara lain. 
  4. Setiap peserta wajib me LIKE fanspage Majalah Kuntum dan FOLLOW twitter Majalah Kuntum, serta berteman dengan PJ Lomba Triana Chandraningrum
  5. Setiap peserta wajib memposting informasi lomba ini melalui note di akun FB pribadinya dengan mencantumkan salah satu foto Cover Majalah Kuntum edisi  mana saja dan mentag note tersebut kepada minimal 25 orang teman (termasuk PJ Lomba )
  6. Di bawah naskah cerpen dilengkapi dengan nama lengkap, alamat lengkap dan nomor kontak yang bisa dihubungi.
  7. Naskah ditulis di note FB peserta dengan mentag sebanyak-banyaknya teman dan dikirim melalui email majalah_kuntum@yahoo.com dengan subject "LOMBA CERPEN 2012" paling lambat tanggal 20 Desember 2012 
  8. Panitia berhak mendiskualifikasi naskah yang tidak sesuai dengan ketentuan
  9. Ketentuan Dewan Juri Tidak dapat diganggu gugat.
  10. Naskah yang sudah diterima menjadi hak Majalah Kuntum
  11. Juara 1, 2, 3 dan naskah terbaik dipilih berdasarkan kriteria penilaian yang ditetapkan, sementara pemenang favorit dipilih berdasar jumlah ‘like’ terbanyak.
  12. Hadiah sebagai berikut:
    Juara 1: Rp. 300 ribu + Piagam Penghargaan + Paket Berlangganan Majalah KUNTUM    selama 1 tahun 
    Juara 2: Rp. 200 ribu + Piagam Penghargaan + Paket Berlangganan Majalah KUNTUM    selama 6 bulan 
    Juara 3: Rp. 100 ribu + Piagam Penghargaan + Paket Berlangganan Majalah KUNTUM    selama 3 bulan 
    1 Cerpen terfavorit : Rp. 50 ribu + Piagam Penghargaan + Paket Berlangganan            Majalah     KUNTUM selama 3 bulan 
    10 naskah terbaik akan diterbitkan di Majalah KUNTUM (dengan mendapat reward yang  semestinya) 
    25 naskah terbaik akan diterbitkan menjadi sebuah buku antologi cerpen.
     Seluruh peserta akan mendapatkan piagam penghargaan online.
Polling LIKE Ditutup tanggal 31 Desember 2012 pukul 00.00 WIB

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BE A MUSLIM TEENAGER!

Be A Muslim Teenager! Remaja adalah masa yang indah masa yang penuh dengan pernak- penik kehidupan. Penggalian potensi diri juga akan semakin terlihat. Tapi hati-hati dengan masa remaja mu, karena salah jalan saja sudah bisa membuat masa depanmu terancam. Karena bagaimana nanti kamu dimasa depan, adalah bagaimna kamu menjalani masa mudamu. Jangan pernah sia-siakan masa yang ada sebab   nantinya   kita akan ditanya oleh Nya. Bagaimana kita mengisinya dan dihabiskan untuk apa umur kita? , sebuah hadist mengatakan. “Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi). Nah, apa yang akan kalian jawab nanti. Tentu saja jika mulut yang menjawab pasti akan terlontar kata-kata yang manis. Tapi bukan mulut, yang akan menjawab melainkan semua ang...

BELAJAR???!@#$%&

BELAJAR????? Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal.. tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.   mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup.. apakah...

DON'T TOUCH ME!!

"Mi, (panggilan ane di SMA) tos yuk" ajak salah satu teman ikhwan dikelasku, tangan kananya sudah terangkat siap beradu tos denganku ,sontak aku langsung menolaknya, "GAK!" apa-apaan memangnya dia siapa berani-beraninya ngajak tos bareng.  babeh gua atau kakek gua hah?? " kenapa gak mau? ya udah kita salaman aja ya!" ajak anak ikhwan itu lagi, ih ini anak ngeyel dibilang ane kagak mau ya kagak mau.... aku menggeleng tegas, dan mengalihkan fokusku penuh ke novel yang tengah ku baca. "ih, ummi ma temen kok gitu..., masa gak mau salaman, salaman itu kan katanya menggugurkan dosa mi"(ih, ni anak cowo cerewet banget sih, ni anak agak aneh, bagus lah dah paham klo bersalaman itu menggugurkan dosa. tapi itu khususon buat sesama mahrom aja, klo salamannya kesiapa aja asal genggam, itu mah jadinya menumbuhkan dosa bukan menggugurkannya) " betul, salaman itu menggugurkan dosa, jika itu kau lakukan bersama si Agung (kebetulan ada agung lewat, jad...