Langsung ke konten utama

AKU DI MASA DEPAN

BIOGRAFI SEORANG PENULIS DAN DOSEN MUDA
DOSEN MUDA SANG PENGHAFAL QUR'AN
(Profil ku dimasa depan nanti.. Insya Alloh)
Mbak Rahma, begiotulah panggilan akrab gadis kelahiran 18 januari 1999. Nama yang  sepertinya sudah tak lagi asing di telinga kita, apalagi bagi para remaja masa kini. stya rahma sholehah, itu lah nama lengkap dari gadis yang sekarang terbilang cukup sukses dalam menakhlukan mimpi-mimpinya. usianya yang masih muda tak membuatnya minder untuk terus berkarya. justru beberapakali memberikan gebrakan baru khususnya dalam hal persastraan indonesia. novel dan juga buku-buku karyanya yang mempunyai gaya bahasa yang khas, selalu saja menjadi top best seller, apalagi di kalangan remaja kali ini, bahkan kini ia telah membuat rumah penerbitan sendiri. tak hanya itu, naskah tulisannyajuga beberapakali mampu menembus media cetak nasional hingga internasional. "setiap goresan tinta yang saya torehkan, itu semua semata-mata sebagai pengabdian saya sebagai seorang muslim, untuk selalu mensyiarkan dienulloh. agar mata hati penduduk dunia ini terbuka akan fakta kebenaran yang sesungguhnya. Karena Nya dan untuk NYa aku menulis" begitulah tuturan mbak rahma saat di tanya kenapa beliau memilih media tulis ini.
keberhasilanya tak hanya dalam dunia tulis menulis saja, ia juga terbilang cukup sukses dalam menempuh

jenjang pendidikan, terbukti dengan prestasinya yang menjadi mahasiswa lulusan terbaik dengan predikat cumelude. ia juga aktif dalam mengikuti dakwah islam di berbagai kalangan, terlihat dari keikutsertaannya dalam beberapa organisasi-organisasi islam. kerap kali anak dari bapak mustika Aji ini di undang menjadi pembicara, narasumber di sejumlah tranning atau seminar.
kesibukannya yang lain ialah menjadi asisten dosen di sebuah perguuruan tinggi terkemuka.di tengah-tengah kesinbukannya,  gadis pencinta alam ini selalu menyempatkan menyelesaikan hafalan qur'anya di slah satu rumah tahfidz. "insya Alloh jika hafalan saya sudah rampung. saya siap untuk menikah dan melanjutkan studi s2 ke luar negri bersama habibiii..." begitulah jawaban gadis belia ini ketika ditanya soal pernikahan.
kini ia sedang dalam proses perintisan sebuah  cabang pondok pesantren, mengembangkan ponpes sang Ayah yang telah lama terbangun.


(untuk sementara kyak gini dulu, penambahan akan segera di lakukan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BE A MUSLIM TEENAGER!

Be A Muslim Teenager! Remaja adalah masa yang indah masa yang penuh dengan pernak- penik kehidupan. Penggalian potensi diri juga akan semakin terlihat. Tapi hati-hati dengan masa remaja mu, karena salah jalan saja sudah bisa membuat masa depanmu terancam. Karena bagaimana nanti kamu dimasa depan, adalah bagaimna kamu menjalani masa mudamu. Jangan pernah sia-siakan masa yang ada sebab   nantinya   kita akan ditanya oleh Nya. Bagaimana kita mengisinya dan dihabiskan untuk apa umur kita? , sebuah hadist mengatakan. “Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi). Nah, apa yang akan kalian jawab nanti. Tentu saja jika mulut yang menjawab pasti akan terlontar kata-kata yang manis. Tapi bukan mulut, yang akan menjawab melainkan semua ang...

BELAJAR???!@#$%&

BELAJAR????? Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal.. tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.   mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup.. apakah...

DON'T TOUCH ME!!

"Mi, (panggilan ane di SMA) tos yuk" ajak salah satu teman ikhwan dikelasku, tangan kananya sudah terangkat siap beradu tos denganku ,sontak aku langsung menolaknya, "GAK!" apa-apaan memangnya dia siapa berani-beraninya ngajak tos bareng.  babeh gua atau kakek gua hah?? " kenapa gak mau? ya udah kita salaman aja ya!" ajak anak ikhwan itu lagi, ih ini anak ngeyel dibilang ane kagak mau ya kagak mau.... aku menggeleng tegas, dan mengalihkan fokusku penuh ke novel yang tengah ku baca. "ih, ummi ma temen kok gitu..., masa gak mau salaman, salaman itu kan katanya menggugurkan dosa mi"(ih, ni anak cowo cerewet banget sih, ni anak agak aneh, bagus lah dah paham klo bersalaman itu menggugurkan dosa. tapi itu khususon buat sesama mahrom aja, klo salamannya kesiapa aja asal genggam, itu mah jadinya menumbuhkan dosa bukan menggugurkannya) " betul, salaman itu menggugurkan dosa, jika itu kau lakukan bersama si Agung (kebetulan ada agung lewat, jad...