Langsung ke konten utama

DIAm

Saat rasa itu menyapa ku
Saat desiran itu mulai merasuki
Mengguratkn rona merah, dan senyum malu-malu
Getaran, yang membuat semua terasa aneh, tak seperti biasa
Saat senandung mulai membisiikan gelayut pesona
Bayang wajahnya....
Entahh rangkai kata yang seperti apa lg tuk lukiskan rasa ini
Saat aku mulai memahami apa yang terjadi pada diri
Saat aku tahu ttg makna rasa yang tgh berkejambukk itu
Saat itulahh aku memilih diam
Ingin ku tebas semua rasa ini seketika, mencabutnya...
Mengenyahkan semua.. Tapi apalah daya...
Hanya ku coba
Memendam semua gejolakk yang seketika saja siap meledak ledak
Biarlahh kukagumi sosoknya hanya dengn bungkm kata, walau ku tahu hati ku selalu mencercecau
Ya, mempercayaiinya juga dalam diam
Menyimpan semua dibalik ekspresi se netral mungkin
Ekspresi yang mati-matian ku buat, agar terlht biasa saja
 Semkin besar rasa ini
Batas yang ada semkin ingin ku tekan
Biarkan ia terbentang.....
Biarkan itu menjauhh..
Berkelaana...
Sebab aku yakin jika ada takdir di antara kita
Pasti jarak itu akan menyimpit dan hilang
Pd waktunya

Biar lah semua terpendam
Hanya dalam rangkai doa ku pinta
Dia akan hilng seiring waktu yang kan menghpuskannya, hialng tak kembli,
Kecuali jika ia adalah takdirku...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BE A MUSLIM TEENAGER!

Be A Muslim Teenager! Remaja adalah masa yang indah masa yang penuh dengan pernak- penik kehidupan. Penggalian potensi diri juga akan semakin terlihat. Tapi hati-hati dengan masa remaja mu, karena salah jalan saja sudah bisa membuat masa depanmu terancam. Karena bagaimana nanti kamu dimasa depan, adalah bagaimna kamu menjalani masa mudamu. Jangan pernah sia-siakan masa yang ada sebab   nantinya   kita akan ditanya oleh Nya. Bagaimana kita mengisinya dan dihabiskan untuk apa umur kita? , sebuah hadist mengatakan. “Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi). Nah, apa yang akan kalian jawab nanti. Tentu saja jika mulut yang menjawab pasti akan terlontar kata-kata yang manis. Tapi bukan mulut, yang akan menjawab melainkan semua ang...

BELAJAR???!@#$%&

BELAJAR????? Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal.. tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.   mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup.. apakah...

DON'T TOUCH ME!!

"Mi, (panggilan ane di SMA) tos yuk" ajak salah satu teman ikhwan dikelasku, tangan kananya sudah terangkat siap beradu tos denganku ,sontak aku langsung menolaknya, "GAK!" apa-apaan memangnya dia siapa berani-beraninya ngajak tos bareng.  babeh gua atau kakek gua hah?? " kenapa gak mau? ya udah kita salaman aja ya!" ajak anak ikhwan itu lagi, ih ini anak ngeyel dibilang ane kagak mau ya kagak mau.... aku menggeleng tegas, dan mengalihkan fokusku penuh ke novel yang tengah ku baca. "ih, ummi ma temen kok gitu..., masa gak mau salaman, salaman itu kan katanya menggugurkan dosa mi"(ih, ni anak cowo cerewet banget sih, ni anak agak aneh, bagus lah dah paham klo bersalaman itu menggugurkan dosa. tapi itu khususon buat sesama mahrom aja, klo salamannya kesiapa aja asal genggam, itu mah jadinya menumbuhkan dosa bukan menggugurkannya) " betul, salaman itu menggugurkan dosa, jika itu kau lakukan bersama si Agung (kebetulan ada agung lewat, jad...