Langsung ke konten utama

TITAH PERJUANGAN



Sekeping hati dibawa berlari
Jauh melalui jalanan sepi
Jalan kebenaran indah terbentang
Di depan matamu para pejuang

Tapi jalan kebenaran
Tak akan selamanya sunyi
Ada ujian yang datang melanda
Ada perangkap menunggu mangsa

Akan kuatkah kaki yang melangkah
Bila disapa duri yang menanti
Akan kaburkah mata yang meratap
Pada debu yang pastikan hinggap

Mengharap senang dalam berjuang
Bagai merindu rembulan di tengah siang
Jalannya tak seindah sentuhan mata
Pangkalnya jauh hujungnya belum tiba 

ok, izin nyanyi bentarr tadi... walau aku tahu suaraku  gak sekeren orang nya #plak.. (klo misal  menurut kalian saya tidak keren, berarrti suara saya lebihh tidak keren) jadi gakk usah di sama-samain ma Sulis  apalagi Raisa (bah, siapa juga yang mau nyama-nyamainn ente) yoo oklah ...
nyanyiin lagu itu jadi keinget ma kakak-kakak senior dulu #ecie........ ya merekalah yang membomingkan lagu tersebut di  telingaku khususnya.... (emhh, lupakan,
disini kita kagak mau bahas siapa yang nyayiin lagu itu, seberapa merdu suara ane barusaan atau masa lalu yang entah lah sudah amat tertinggal dibelakang. tapi aku ingin mengajak kalian untuk menyelami makna dari nasyid di atas..

sebuah nasyid yang mengingatkan kita tentang bentang jalan yang ditempuh oleh para pejuang. tentang terjalnya lintasan, juga gemuruh badai-badai ujian.
kawan... begitulah hakikat dari jalan juang itu

tak pernah sunyi tapi yakinlah ia kan selalu suci
tak pernah mendung percayalah jalan itu kan selalu terbentang dan benderang
walau ujian dan rintangan harus jadi kawan
letih dan pedih ramai menyuluh silih berganti

tapi Alloh telah siapkan kekokohan hati
untuk siapa saja yang meniti jalan itu
Dia telah siap kan keindahan tak tergambar
untuk siapa saja yang berhasil melewatinya

adakah anda, saya dan kita semua termasuk didalamnya???


mengaku seorang pejuang tapi entah berapa ratus kali mengeluh
mengaku mendamba jannah Nya tapi tak mau berselimut susah dan selalu payah dalam ibadah
mengaku pemuda tapi entah apa yang sudah ia kerjakan untuk perjuangn dien....


hidup itu sejati ialah perjuangan, mau tak mau kita harus jadi pejuang agar bisa tetap mengarungi kehidupan ini...
kita di takdirkan emang tak sama, alur skanario tuhan yang diberi padamu tentu berbeda dengan alur skanario takdir ku. dan tentu jalan juang yang kita tempuh pun punya keterjalan dan lubang sendiri-sendiri. tapi seterjal apapun itu yakinlah akan Dia yang kan kokohkan kaki mu, yang kan tegarkan hati mu dan kencangkan tekadmu... jika kau juga selalu kokohkan nama NYa dalam setiap langkah dan hembusan nafas!

berjihad lah di jalanya, jika kau mengaku sebagai pemuda
bergegaslah...
dengan pena kau bisa berjuang
dengan lisan kau bisa berjuang
dengan tindakan kau bisa berjuang
menyebarkan risalah sang nabi...
 jalan kebeneran itu memang selalu terbentang
tapi terkadang kita saja yang malas mengahmpiri




 pemuda bacalah seruan tuhan mu ini?





 Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?
11- (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya,
12- niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam surga Adn. Itulah keberuntungan yang besar.
(As Shaff 10-12)





bagaimana sebuah tawaran yang indah bukan?? akankah kau abaikan semua ini???
sungguh indah surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai!
aku mendambakannya... semoga diri ini juga antum sekalian diberi keistiqomahan dalam menempuh titah perjuangan. 


PEJUANG PENA~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BE A MUSLIM TEENAGER!

Be A Muslim Teenager! Remaja adalah masa yang indah masa yang penuh dengan pernak- penik kehidupan. Penggalian potensi diri juga akan semakin terlihat. Tapi hati-hati dengan masa remaja mu, karena salah jalan saja sudah bisa membuat masa depanmu terancam. Karena bagaimana nanti kamu dimasa depan, adalah bagaimna kamu menjalani masa mudamu. Jangan pernah sia-siakan masa yang ada sebab   nantinya   kita akan ditanya oleh Nya. Bagaimana kita mengisinya dan dihabiskan untuk apa umur kita? , sebuah hadist mengatakan. “Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi). Nah, apa yang akan kalian jawab nanti. Tentu saja jika mulut yang menjawab pasti akan terlontar kata-kata yang manis. Tapi bukan mulut, yang akan menjawab melainkan semua ang...

BELAJAR???!@#$%&

BELAJAR????? Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal.. tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.   mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup.. apakah...

DON'T TOUCH ME!!

"Mi, (panggilan ane di SMA) tos yuk" ajak salah satu teman ikhwan dikelasku, tangan kananya sudah terangkat siap beradu tos denganku ,sontak aku langsung menolaknya, "GAK!" apa-apaan memangnya dia siapa berani-beraninya ngajak tos bareng.  babeh gua atau kakek gua hah?? " kenapa gak mau? ya udah kita salaman aja ya!" ajak anak ikhwan itu lagi, ih ini anak ngeyel dibilang ane kagak mau ya kagak mau.... aku menggeleng tegas, dan mengalihkan fokusku penuh ke novel yang tengah ku baca. "ih, ummi ma temen kok gitu..., masa gak mau salaman, salaman itu kan katanya menggugurkan dosa mi"(ih, ni anak cowo cerewet banget sih, ni anak agak aneh, bagus lah dah paham klo bersalaman itu menggugurkan dosa. tapi itu khususon buat sesama mahrom aja, klo salamannya kesiapa aja asal genggam, itu mah jadinya menumbuhkan dosa bukan menggugurkannya) " betul, salaman itu menggugurkan dosa, jika itu kau lakukan bersama si Agung (kebetulan ada agung lewat, jad...