Sekeping hati dibawa berlari
Jauh melalui jalanan sepi
Jalan kebenaran indah terbentang
Di depan matamu para pejuang
Tapi jalan kebenaran
Tak akan selamanya sunyi
Ada ujian yang datang melanda
Ada perangkap menunggu mangsa
Akan kuatkah kaki yang melangkah
Bila disapa duri yang menanti
Akan kaburkah mata yang meratap
Pada debu yang pastikan hinggap
Mengharap senang dalam berjuang
Bagai merindu rembulan di tengah siang
Jalannya tak seindah sentuhan mata
Pangkalnya jauh hujungnya belum tiba
Jauh melalui jalanan sepi
Jalan kebenaran indah terbentang
Di depan matamu para pejuang
Tapi jalan kebenaran
Tak akan selamanya sunyi
Ada ujian yang datang melanda
Ada perangkap menunggu mangsa
Akan kuatkah kaki yang melangkah
Bila disapa duri yang menanti
Akan kaburkah mata yang meratap
Pada debu yang pastikan hinggap
Mengharap senang dalam berjuang
Bagai merindu rembulan di tengah siang
Jalannya tak seindah sentuhan mata
Pangkalnya jauh hujungnya belum tiba
ok, izin nyanyi bentarr tadi... walau aku tahu suaraku gak sekeren orang nya #plak.. (klo misal menurut kalian saya tidak keren, berarrti suara saya lebihh tidak keren) jadi gakk usah di sama-samain ma Sulis apalagi Raisa (bah, siapa juga yang mau nyama-nyamainn ente) yoo oklah ...
nyanyiin lagu itu jadi keinget ma kakak-kakak senior dulu #ecie........ ya merekalah yang membomingkan lagu tersebut di telingaku khususnya.... (emhh, lupakan,
disini kita kagak mau bahas siapa yang nyayiin lagu itu, seberapa merdu suara ane barusaan atau masa lalu yang entah lah sudah amat tertinggal dibelakang. tapi aku ingin mengajak kalian untuk menyelami makna dari nasyid di atas..
sebuah nasyid yang mengingatkan kita tentang bentang jalan yang ditempuh oleh para pejuang. tentang terjalnya lintasan, juga gemuruh badai-badai ujian.
kawan... begitulah hakikat dari jalan juang itu
tak pernah sunyi tapi yakinlah ia kan selalu suci
tak pernah mendung percayalah jalan itu kan selalu terbentang dan benderang
walau ujian dan rintangan harus jadi kawan
letih dan pedih ramai menyuluh silih berganti
tapi Alloh telah siapkan kekokohan hati
untuk siapa saja yang meniti jalan itu
Dia telah siap kan keindahan tak tergambar
untuk siapa saja yang berhasil melewatinya
adakah anda, saya dan kita semua termasuk didalamnya???
mengaku seorang pejuang tapi entah berapa ratus kali mengeluh
mengaku mendamba jannah Nya tapi tak mau berselimut susah dan selalu payah dalam ibadah
mengaku pemuda tapi entah apa yang sudah ia kerjakan untuk perjuangn dien....
hidup itu sejati ialah perjuangan, mau tak mau kita harus jadi pejuang agar bisa tetap mengarungi kehidupan ini...
kita di takdirkan emang tak sama, alur skanario tuhan yang diberi padamu tentu berbeda dengan alur skanario takdir ku. dan tentu jalan juang yang kita tempuh pun punya keterjalan dan lubang sendiri-sendiri. tapi seterjal apapun itu yakinlah akan Dia yang kan kokohkan kaki mu, yang kan tegarkan hati mu dan kencangkan tekadmu... jika kau juga selalu kokohkan nama NYa dalam setiap langkah dan hembusan nafas!
berjihad lah di jalanya, jika kau mengaku sebagai pemuda
bergegaslah...
dengan pena kau bisa berjuang
dengan lisan kau bisa berjuang
dengan tindakan kau bisa berjuang
menyebarkan risalah sang nabi...
jalan kebeneran itu memang selalu terbentang
tapi terkadang kita saja yang malas mengahmpiri
pemuda bacalah seruan tuhan mu ini?
disini kita kagak mau bahas siapa yang nyayiin lagu itu, seberapa merdu suara ane barusaan atau masa lalu yang entah lah sudah amat tertinggal dibelakang. tapi aku ingin mengajak kalian untuk menyelami makna dari nasyid di atas..
sebuah nasyid yang mengingatkan kita tentang bentang jalan yang ditempuh oleh para pejuang. tentang terjalnya lintasan, juga gemuruh badai-badai ujian.
kawan... begitulah hakikat dari jalan juang itu
tak pernah sunyi tapi yakinlah ia kan selalu suci
tak pernah mendung percayalah jalan itu kan selalu terbentang dan benderang
walau ujian dan rintangan harus jadi kawan
letih dan pedih ramai menyuluh silih berganti
tapi Alloh telah siapkan kekokohan hati
untuk siapa saja yang meniti jalan itu
Dia telah siap kan keindahan tak tergambar
untuk siapa saja yang berhasil melewatinya
adakah anda, saya dan kita semua termasuk didalamnya???
mengaku seorang pejuang tapi entah berapa ratus kali mengeluh
mengaku mendamba jannah Nya tapi tak mau berselimut susah dan selalu payah dalam ibadah
mengaku pemuda tapi entah apa yang sudah ia kerjakan untuk perjuangn dien....
hidup itu sejati ialah perjuangan, mau tak mau kita harus jadi pejuang agar bisa tetap mengarungi kehidupan ini...
kita di takdirkan emang tak sama, alur skanario tuhan yang diberi padamu tentu berbeda dengan alur skanario takdir ku. dan tentu jalan juang yang kita tempuh pun punya keterjalan dan lubang sendiri-sendiri. tapi seterjal apapun itu yakinlah akan Dia yang kan kokohkan kaki mu, yang kan tegarkan hati mu dan kencangkan tekadmu... jika kau juga selalu kokohkan nama NYa dalam setiap langkah dan hembusan nafas!
berjihad lah di jalanya, jika kau mengaku sebagai pemuda
bergegaslah...
dengan pena kau bisa berjuang
dengan lisan kau bisa berjuang
dengan tindakan kau bisa berjuang
menyebarkan risalah sang nabi...
jalan kebeneran itu memang selalu terbentang
tapi terkadang kita saja yang malas mengahmpiri
pemuda bacalah seruan tuhan mu ini?

Komentar
Posting Komentar