Langsung ke konten utama

curhatan move on

"susah rah... semakin berusaha ngelupain malah semakin erat aja bayangnya.. ah, urusan ini benar-benar tak sesederhana yang kau kira rah.."
(iyakah, aku juga gak pernah bilang urusan hati itu urusan yang sederhana)

"sakit ya rah rasanya.. tak berbalas sedikitpun, rasa yang kita mati-matian perjuangin, kita jaga hanya buat dia seoran, tapi dianya malah punya rasa ke orang lain"

"kenapa sih, dia tuh gak peka banget... aku kudu gimana lagi coba rah.."

"disaat dah hampir bisa ngelupain, eh dia datang lagi', maune apa coba?""

"dia, dah nikah rah sama orang lain.. jadi ya sudah lah.. mau gimna lagi coba.. mungkin dia memang bukan yang terbaik..."

 #######
hwah... curhatan ngegalau kayak gitu kerap kali mampir ditelinga gue. sebagai pendengar yang baik aku berusaha kasih solusi apa adanya dan ala kadarnya. so, jujur kadang klo di curhatin kayak gituan gue bingung mau ngejawab apa. mana paham gue masalah merah jambu, pink2 ginian, akukan senengnya warna biru jadi kagak ngerti deh klo misal  ditanyain masalah warna yang lain eh, apa nyambung nya ya..  -_- gaje faktor lagi ukk banyak pikiran bung, maklum ehhe

ok, next.. kembali ke laptop eh maksudnya ke galau yang tadi

.. terkadang banyak dari kita yang tengah berusaha untuk melupakan seseorang yang hadir nya pernah begitu kita harapkan, yang senyumnya pernah  begitu kita nantikan, kata-kata nya pernah menjadi warna disetiap hari kita, candaanya yang amat membuat rindu ialah  seseorang mendatangkan gemuruh pada hati lalu bledeg-bledeg yang bersahutan, petir yang menyambar-nyamabar, dan tiba-tiba langit pekat menghitam itulah tanda-tanda akan turuh hujan.. ehh lah dalah.. nulis apa aku jan..

ok ok serius. khem. terkadang dalam move on melupakan adalah hal yang paling berat, susah gak gampang .. pokoke engel... maka dari itu sejatinya kita tak akan pernah bisa melupakan orang yang pernah kita cintai, karena begitulah hakikatnya kita tak akan pernah bisa lupa pada seseorang hadirnya pernah meramaikan hati kita. benar sekali curhatan di atas "semakin berusaha untuk melupakannya, semakin erat saja bayangnya " karena cara melupakan adalah bukan dengan melupakan kawan.. cara melupakan adalah dengan membiarkan semua kenang nya, semua tentang dirinya bermunculan, hingga lama-kelamaan waktu akan memberikan rasa bosan, sang waktu akan berbaik hati mengikisnya. karena melupakan adalah bukan tugas kita , masih ingat disekolah dulu sejak tk sampai kuliah  guru selalu membaeri tugas  dan mengajarkan kita untuk menghafal, mengahafal rumus lah, mengahafal materi, hadist , surah, menghafal jawaban lah eh... ya pokoknya sendari kita dibangku sekolahan kita selalu diajarkan bagaimna itu mengahafal bukan bagaimana itu melupakan. setuju? jadi wajarlah melupakan itu bukanlah perkara yang mudah..
melupakan adalah tugas sang waktu maka biarlah ia yang akan menghapusnya, biarlah ia yang akan membuat damai semua. tapi setidaknya kita bisa membantu sang waktu , dengan banyak-banyak melakukan kesibukan yang bermanfaat, maka kau sama saja sudah berperan meminimalisir hadir sosoknya dipikiranmu.

ok rasanya pengin mbahas satu persatu curhatan di atas, apalagi waktu curhatan ditinggal nikah itu curhatan paling ngejleb kawan.... gue aja yang denger ikut berderai air mata ehh gak selebay itu sihh. pengin mbahas lebih banyakk, tapi mungkin gak sekrang, juga mungkin bukan besok dan mungkin emang gak usah deh hee..

kawan, sebelum aku mengakhiri tulisan aneh ini.. izinkan deret kataku terangkai sedikit lagi anggap saja ini sebuah penutup tulisan ini biar agak sedikit bermakna... walau sebenarnya masih haus makna juga sih hee maklum ane lagi belajar nulis aja...

kawan, jika kau tak ingin tersakiti oleh cinta maka jangan pernah bermain-main dengan nya

jika kamu belum siap menerima segala resikonya maka tak usahlah kau tanam rasa itu terlalu dalam
.
berani mencintai bererati juga harus berani menerima resiko untuk tidak dicintai, berani menangung perihnya kehilangan, sakitnya terlukai, dan sesaknya menahan rindu..

tapi, cinta hadir bukan untuk itu,
 cinta hadir bukan untuk luka hati
, cinta ada bukan untuk air mata.
tapi cinta ada untuk membimbing mu menuju bahagia sejati,
menuntutmu menapaki tanga-tanga menuju janahNya
, cinta membantumu lebih hidup dalam hirup nafas Ridho Nya,
 menopangmu saat lemah, mendukungmu dalam dakwah,
menyiramimu dengan senandung qalamNya, membuatmu bahagia walau dalam susah

 . dan tak akan kau temukan cinta seperti ini di pasangan muda mudi yang kini berserakan dimana-mana tanpa ada sebuah ikatan yang sah,  mengumbar keromantisan palsu, hilang sudah rasa malu, kata-kata manis hanya isapan jempol. kau akan temukan cinta berbalut nafsu pada mereka.


tapi cinta berbalut pahala keberkahan,dimana setiap sentuhan akan menjadi sebuah amal kebaikan, setiap kata romantis akan menjelma menjadi bekalan pahala, tetes keringat dalam juang akan mewangi janah... itulah cinta yang hanya akan kau temukan setelah akad nanti terucap
NIKAH bray!!!




selasa, 2 juni
ditulis ditengah-tengah kesibukan ukk, ditujukan untuk sekedar refrsing, jika ada hikmah silahkan di petik, asal jangan mangga tentangga aja yang di petik yeee...










Komentar

Postingan populer dari blog ini

BE A MUSLIM TEENAGER!

Be A Muslim Teenager! Remaja adalah masa yang indah masa yang penuh dengan pernak- penik kehidupan. Penggalian potensi diri juga akan semakin terlihat. Tapi hati-hati dengan masa remaja mu, karena salah jalan saja sudah bisa membuat masa depanmu terancam. Karena bagaimana nanti kamu dimasa depan, adalah bagaimna kamu menjalani masa mudamu. Jangan pernah sia-siakan masa yang ada sebab   nantinya   kita akan ditanya oleh Nya. Bagaimana kita mengisinya dan dihabiskan untuk apa umur kita? , sebuah hadist mengatakan. “Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi). Nah, apa yang akan kalian jawab nanti. Tentu saja jika mulut yang menjawab pasti akan terlontar kata-kata yang manis. Tapi bukan mulut, yang akan menjawab melainkan semua ang...

BELAJAR???!@#$%&

BELAJAR????? Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal.. tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.   mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup.. apakah...

DON'T TOUCH ME!!

"Mi, (panggilan ane di SMA) tos yuk" ajak salah satu teman ikhwan dikelasku, tangan kananya sudah terangkat siap beradu tos denganku ,sontak aku langsung menolaknya, "GAK!" apa-apaan memangnya dia siapa berani-beraninya ngajak tos bareng.  babeh gua atau kakek gua hah?? " kenapa gak mau? ya udah kita salaman aja ya!" ajak anak ikhwan itu lagi, ih ini anak ngeyel dibilang ane kagak mau ya kagak mau.... aku menggeleng tegas, dan mengalihkan fokusku penuh ke novel yang tengah ku baca. "ih, ummi ma temen kok gitu..., masa gak mau salaman, salaman itu kan katanya menggugurkan dosa mi"(ih, ni anak cowo cerewet banget sih, ni anak agak aneh, bagus lah dah paham klo bersalaman itu menggugurkan dosa. tapi itu khususon buat sesama mahrom aja, klo salamannya kesiapa aja asal genggam, itu mah jadinya menumbuhkan dosa bukan menggugurkannya) " betul, salaman itu menggugurkan dosa, jika itu kau lakukan bersama si Agung (kebetulan ada agung lewat, jad...