Langsung ke konten utama

TERJEBAK ISTILAH 'CINTA DALAM DIAM' ?


Terjebak istilah “Cinta dalam Diam” ?

posted in Menyangkut cinta, Renungan “Diam, inilah caraku mencintaimu karena-Nya”

Hmm begitulah semboyan yang lagi nge-trend dikalangan para muslimah.

Mencintai dalam diam itu seperti apa sih?

Apakah hanya sebatas dengan tidak memberitahukan pada ‘dia’ tentang perasaan kita?

Ataukah sebatas memandanginya dari jauh?

Apakah cinta dalam diam itu, menundukan pandangan saat terlihat tapi curi-curi pandang saat ia sudah lewat?

Apakah cinta dalam diam itu, menghapus namanya di kontak namun mematrinya di otak?

Apakah cinta dalam diam itu, menjaga hijab dengannya di dunia nyata namun melepas semuanya ketika di dunia maya?

Apakah cinta dalam diam itu, pura-pura benci di dunia nyata tapi kepoin sosmednya setiap saat?

Apakah cinta dalam diam itu, berusaha menjauhinya namun sms,bbm, komen,chat dengannya hingga larut malam?

Apakah cinta dalam diam itu, berdalih ada keperluan padahal hanya ingin tahu keadaannya?

Apakah cinta dalam diam itu, merahasiakan perasaan namun posting status-status galau saat dia online, berharap ia membacanya?

Apakah cinta dalam diam itu, so’ perhatian dengan dalih “kita ini saudara, sudah selayaknya saling memperhatikan sesama” ?

Apa seperti itu yang dinamakan cinta dalam diam? Tentu BUKAN.

Cinta dalam diam itu menyerahkan semua perasaan pada Allah SWT. Berusaha sebisa mungkin mencintai-Nya dan menepis semua rasa cinta yang belum semestinya.

Cinta dalam diam itu, diamnya dalam taat, bukan diam dalam maksiat.

Cinta dalam diam itu tidak memandangnya saat bertemu dan tidak memikirkannya saat jauh.

Cinta dalam diam itu, bukan sekedar diam melainkan terus membenahi diri

Bukan karena si dia melainkan karena-Nya,Allah Azza wa Jalla.
-------------------
(By.Dakwah Islam)
#Nopacaran#NikahAja#GakMestiMapan#LebihUtamaModalIman#Heuheu





nah, lo. ngaku siapa yang kesindir ama tulisan di atas, angkat tanganya. weh, jujur waktu pertama kali baca tulisan itu, aku ngrasa jleb..jleb banget. sadar kalo ternyata aku salah sistem dalam memaknai cinta dalam diam itu. sadar, klo masih banyak yang perlu diperbaiki dan luruskan lagi dalam penjagaan hati. buat para JOLIA (jomblo mulia) yang insha Alloh di rahmati Alloh, yuk bareng-bareng kita muhasabah tentang hati ini, bareng-baeng perbaiki dan tata lagi rasa yang ada. bismillah.. move on wek.... hehhe

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BE A MUSLIM TEENAGER!

Be A Muslim Teenager! Remaja adalah masa yang indah masa yang penuh dengan pernak- penik kehidupan. Penggalian potensi diri juga akan semakin terlihat. Tapi hati-hati dengan masa remaja mu, karena salah jalan saja sudah bisa membuat masa depanmu terancam. Karena bagaimana nanti kamu dimasa depan, adalah bagaimna kamu menjalani masa mudamu. Jangan pernah sia-siakan masa yang ada sebab   nantinya   kita akan ditanya oleh Nya. Bagaimana kita mengisinya dan dihabiskan untuk apa umur kita? , sebuah hadist mengatakan. “Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi). Nah, apa yang akan kalian jawab nanti. Tentu saja jika mulut yang menjawab pasti akan terlontar kata-kata yang manis. Tapi bukan mulut, yang akan menjawab melainkan semua ang...

BELAJAR???!@#$%&

BELAJAR????? Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal.. tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.   mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup.. apakah...

DON'T TOUCH ME!!

"Mi, (panggilan ane di SMA) tos yuk" ajak salah satu teman ikhwan dikelasku, tangan kananya sudah terangkat siap beradu tos denganku ,sontak aku langsung menolaknya, "GAK!" apa-apaan memangnya dia siapa berani-beraninya ngajak tos bareng.  babeh gua atau kakek gua hah?? " kenapa gak mau? ya udah kita salaman aja ya!" ajak anak ikhwan itu lagi, ih ini anak ngeyel dibilang ane kagak mau ya kagak mau.... aku menggeleng tegas, dan mengalihkan fokusku penuh ke novel yang tengah ku baca. "ih, ummi ma temen kok gitu..., masa gak mau salaman, salaman itu kan katanya menggugurkan dosa mi"(ih, ni anak cowo cerewet banget sih, ni anak agak aneh, bagus lah dah paham klo bersalaman itu menggugurkan dosa. tapi itu khususon buat sesama mahrom aja, klo salamannya kesiapa aja asal genggam, itu mah jadinya menumbuhkan dosa bukan menggugurkannya) " betul, salaman itu menggugurkan dosa, jika itu kau lakukan bersama si Agung (kebetulan ada agung lewat, jad...