Langsung ke konten utama

JUMAT, 6 DESEMBER 2013

hari ini tepat dua tahun  kepergian Ummi..
dua tahun yang lambat, 
dua tahun yang penuh kerinduan
dua tahun yang luar biasa
dua tahun yang amat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya..

malam itu masih segar dalam ingatan, tatkala aku mencium kening mu diam-diam, saat aku dan abi mengantarkan ke ruang operasi, abi yang pertama mengecup kening ummi, membisikan kata-kata yang entah apa, menggenggam erat tangan ummi, lalu beranjak menemui sang dokter. saat itulah aku perlahan mendekati ummi, sungguh saat itu kelu sekali, kata2ku mendadak hilang, tersendat di tenggorokan, aku tak mampu berucap, yang kurasakan malam itu aku tak ingin pergi dari sisi mu, aku merasa takut sekali, sedih, khawtir ah entah, sekuat mungkin aku menahan air mata itu, mecoba memberikan senyum. walau hasilnya senyum getir yang terlukis. 

aku tak pernah tahu bahwa malam itu adalah malam terakhir aku menatap wajah ummi, malam terakhir kita makan malam bersama....
dan malam itu tak banyak percakapan, kondisi ummi yang memang tak memungkinkan melakukan banyak aktivitas. aku kembali tenggelam dalam buku-buku pelajaran, ya sudah hampir seminggu aku belajar di rumah sakit, saati itu aku juga tengah menjalani ujian akhir semester..
sesekali melihat ranjang mu, melihat wajah ummi, yang nyenyak sekali dalam tidurnya, 


saat itu jumat 6 desember 2013
Ummi
pagii ituu aku masih sempat melihat senyummu
pagi itu aku juga masih sempat mencium tanganmuu
membuatkanmu segelas teh hangatt......

UMIII..
waktu ialah rahasia Allohh
kita tak berhak seditikt pun atas nya
itulahh ujung pertemuan kita di dimensi yang fana ini
dan harapku selalu tumbuh bersama doaku
agar kelak kita dikumpulkan dalam jannahNya

senyummu kan selalu tergurat indahh

 MI... lihat lahh
siang ini rumah kita ramai sekali..
semua teman ummi datang.. aku yakin pasti  umii senang, iya kan mii....
mereka semua itu datang membawa beribu doa untuk ummi.....

satu persatu mereka memeluku mii, erat sekali..
membisikan kata-kata indahh yang buat aku terus mengusap air mta...
tapi juga buat aku semakin kokohh...

mungkin Allohh sangat merindukam umii... Ia ingin segera bertemu dengan ummi
ternyata Alloh lebih sayang sama ummi
emmh mi liahat dehh.. coba dengarr, kau pasti senang...
celoteh tetangga tentang mu deret kebaikan mu yang tak terhapuskan...
bahkankebaikan itu telah menyatuu dengan kamii

UMMI aku mohonn tersenyumm bahagialah disana..
aku janjii kan selalu membaca ayat-ayat NYA
berusaha menjadi wanita sholehah seperti yang kau harapkan
menjadi kakak yang baik buat hanif amel, juga hakim,
menjadi anak yang dewasa, yang tak merepotkan banyak hal ke abi
berusaha memeberi sebanyak mungkin buat ummat ini

jumat 6 des 2013



Komentar

Postingan populer dari blog ini

BE A MUSLIM TEENAGER!

Be A Muslim Teenager! Remaja adalah masa yang indah masa yang penuh dengan pernak- penik kehidupan. Penggalian potensi diri juga akan semakin terlihat. Tapi hati-hati dengan masa remaja mu, karena salah jalan saja sudah bisa membuat masa depanmu terancam. Karena bagaimana nanti kamu dimasa depan, adalah bagaimna kamu menjalani masa mudamu. Jangan pernah sia-siakan masa yang ada sebab   nantinya   kita akan ditanya oleh Nya. Bagaimana kita mengisinya dan dihabiskan untuk apa umur kita? , sebuah hadist mengatakan. “Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi). Nah, apa yang akan kalian jawab nanti. Tentu saja jika mulut yang menjawab pasti akan terlontar kata-kata yang manis. Tapi bukan mulut, yang akan menjawab melainkan semua ang...

BELAJAR???!@#$%&

BELAJAR????? Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal.. tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.   mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup.. apakah...

DON'T TOUCH ME!!

"Mi, (panggilan ane di SMA) tos yuk" ajak salah satu teman ikhwan dikelasku, tangan kananya sudah terangkat siap beradu tos denganku ,sontak aku langsung menolaknya, "GAK!" apa-apaan memangnya dia siapa berani-beraninya ngajak tos bareng.  babeh gua atau kakek gua hah?? " kenapa gak mau? ya udah kita salaman aja ya!" ajak anak ikhwan itu lagi, ih ini anak ngeyel dibilang ane kagak mau ya kagak mau.... aku menggeleng tegas, dan mengalihkan fokusku penuh ke novel yang tengah ku baca. "ih, ummi ma temen kok gitu..., masa gak mau salaman, salaman itu kan katanya menggugurkan dosa mi"(ih, ni anak cowo cerewet banget sih, ni anak agak aneh, bagus lah dah paham klo bersalaman itu menggugurkan dosa. tapi itu khususon buat sesama mahrom aja, klo salamannya kesiapa aja asal genggam, itu mah jadinya menumbuhkan dosa bukan menggugurkannya) " betul, salaman itu menggugurkan dosa, jika itu kau lakukan bersama si Agung (kebetulan ada agung lewat, jad...