Langsung ke konten utama

HIDUP

Coba keluar
tengok dunia lebih luas
kelak kau akan mengerti
hidup ini mempunyai banyak sisi


terkadang kejam
siapa yang paling licik
dia yang menang

terkadang pula egois
yang terpenting diri kenyang
tak peduli ratusan rintihan
loe, loe
gue, gue

kadang juga angkuh
tak puas bila tak ada yang di pamerkan
jadilah mereka  berlomba kemewahan
segala cara siap dilakukan

Tapi kawan.
 selalu ada sisi baiknya
bagi orang yang mau lebih memahami
dengan iman dan hati
mereka pasti mengerti

kemenangan karena kelicikan
tak lama bertahan
karena sejatinya kemenangan hanya dimiliki orang-orang berjiwa hanif
tak rakus kekuasaan juga kehormatan dunia
tapi mendamba kemuliaan akherat


selalu ada sisi pedulinya
sebab kau akan mengerti
betapa sepinya merasa kenyang sendiri
ditengah ribuan rasa lapar yang mencekik
kau akan menyadari
indahnya hidup dengan berbagi
kecuali orang-orang yang hatinya telah mati


hidup ini juga selalu mempunyai sisi tawadu' nya
yaitu orang-orang yang paham,
bahwa segala yang ada bukan miliknya
setiap saat bilang hilang
juga tak dibawa mati
apa yang perlu kita sombongkan
sedangkan semua hanya titipan
hanya orang yang tak tahu malu
yang masih berbangga dengan kesombongan


DUNIA INI HANYA MENYEDIAKAN PILIHAN
SELANJUTNYA HATI YANG MENUNTUN


stya rahma sholehah
Jakarta, 1 januari 2016





Komentar

Postingan populer dari blog ini

BE A MUSLIM TEENAGER!

Be A Muslim Teenager! Remaja adalah masa yang indah masa yang penuh dengan pernak- penik kehidupan. Penggalian potensi diri juga akan semakin terlihat. Tapi hati-hati dengan masa remaja mu, karena salah jalan saja sudah bisa membuat masa depanmu terancam. Karena bagaimana nanti kamu dimasa depan, adalah bagaimna kamu menjalani masa mudamu. Jangan pernah sia-siakan masa yang ada sebab   nantinya   kita akan ditanya oleh Nya. Bagaimana kita mengisinya dan dihabiskan untuk apa umur kita? , sebuah hadist mengatakan. “Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi). Nah, apa yang akan kalian jawab nanti. Tentu saja jika mulut yang menjawab pasti akan terlontar kata-kata yang manis. Tapi bukan mulut, yang akan menjawab melainkan semua ang...

BELAJAR???!@#$%&

BELAJAR????? Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal.. tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.   mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup.. apakah...

DON'T TOUCH ME!!

"Mi, (panggilan ane di SMA) tos yuk" ajak salah satu teman ikhwan dikelasku, tangan kananya sudah terangkat siap beradu tos denganku ,sontak aku langsung menolaknya, "GAK!" apa-apaan memangnya dia siapa berani-beraninya ngajak tos bareng.  babeh gua atau kakek gua hah?? " kenapa gak mau? ya udah kita salaman aja ya!" ajak anak ikhwan itu lagi, ih ini anak ngeyel dibilang ane kagak mau ya kagak mau.... aku menggeleng tegas, dan mengalihkan fokusku penuh ke novel yang tengah ku baca. "ih, ummi ma temen kok gitu..., masa gak mau salaman, salaman itu kan katanya menggugurkan dosa mi"(ih, ni anak cowo cerewet banget sih, ni anak agak aneh, bagus lah dah paham klo bersalaman itu menggugurkan dosa. tapi itu khususon buat sesama mahrom aja, klo salamannya kesiapa aja asal genggam, itu mah jadinya menumbuhkan dosa bukan menggugurkannya) " betul, salaman itu menggugurkan dosa, jika itu kau lakukan bersama si Agung (kebetulan ada agung lewat, jad...