Langsung ke konten utama

JANGAN BAPER!


Malam ini aku iseng bukak ask fm, eh tiba2 di wall aku muncul tulisan yang cukup menarik, cukup menyentil, dan pas banget buat sekarang ini yang lagi jamannya pada seneng BAPER. apalagi ane sebagai pihak perempuan , gak menyangkal klo misal perempuan itu gampang banget kebawa perasaannya. maka dari itu, semoga tulisan di bawah ini mampu menjadi pencerahan buat kita semua,
buat lo yang suka dikit-dikit baper-an ampe kelaperan
juga buat lo yang suka buat bikin baper ampe pada ge-er

"JANGAN BAPER
Just self reminder
Ukhti,
Bila ada ikhwan yang bersikap baik padamu, terjemahkan itu sebagai hal yang ilmiah. Sebab sudah naluri laki-laki bersikap baik pada perempuan.
.
Bila bukumu jatuh dan dia ambilkan, itu normal. Tidak ada yang spesial. (Jangan baper)
.
Bila kamu bertemu di jalan dan dia mengucapkan salam, bukan berarti dia tertarik, dia sedang menjalankan sunnah. Bila di antara teman-temanmu hanya kamu yang disapa, jangan baper, bisa saja kebetulan dia hanya ingat namamu. Kebetulan. (Jangan baper)
.
Bila suatu saat dia membalas chatmu memakai emot, bukan berarti dia ada rasa, bisa saja sebagai pencair suasana pertemanan. Cukup itu saja. (Jangan baper)
.
Pada dasarnya rasa kecewa itu karena diciptakan sendiri, dimunculkan sendiri karena keliru dalam menanggapi sikap lawan jenis. Sudah sifat asli perempuan mudah terbawa perasaan, oleh karena itu:
Akhi,
Bila ada perempuan yang sedang bersedih, jangan kamu datang sendiri menghibur, biarkan teman perempuannya yang mendatangi. (Jangan biarkan dia baper)
.
Tak perlu menawarkan bantuan bila kau lihat dia bisa melakukan sendiri atau sahabatnya bisa membantu (Jangan biarkan dia baper)
.
Jangan mencandainya perihal hati, bercanda tentang perasaan pada lawan jenis bukanlah hal yang lucu (Jangan biarkan dia baper)
.
Jaga selalu kehormatan dengan tidak menebar pesona. Jaga kehormatan perempuan dengan tidak bersikap terlalu manis pada mereka. Bersikaplah sewajarnya. Banyak hal yang tidak disengaja bisa menimbulkan baper. Tinggal bagaimana kita pandai-pandai mengelola perasaan kita."


dari grup sebelah (lagi) 👍
sumber ask.fm orang 

(eh ini, btw yang tulisannya tak kutip ini. juga jangan baper ya, cuma ingin melanjutkan dakwah mu aja weh)

ini LOL bgt, baper kebangetan namanya hehehe

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BE A MUSLIM TEENAGER!

Be A Muslim Teenager! Remaja adalah masa yang indah masa yang penuh dengan pernak- penik kehidupan. Penggalian potensi diri juga akan semakin terlihat. Tapi hati-hati dengan masa remaja mu, karena salah jalan saja sudah bisa membuat masa depanmu terancam. Karena bagaimana nanti kamu dimasa depan, adalah bagaimna kamu menjalani masa mudamu. Jangan pernah sia-siakan masa yang ada sebab   nantinya   kita akan ditanya oleh Nya. Bagaimana kita mengisinya dan dihabiskan untuk apa umur kita? , sebuah hadist mengatakan. “Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi). Nah, apa yang akan kalian jawab nanti. Tentu saja jika mulut yang menjawab pasti akan terlontar kata-kata yang manis. Tapi bukan mulut, yang akan menjawab melainkan semua ang...

BELAJAR???!@#$%&

BELAJAR????? Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal.. tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.   mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup.. apakah...

DON'T TOUCH ME!!

"Mi, (panggilan ane di SMA) tos yuk" ajak salah satu teman ikhwan dikelasku, tangan kananya sudah terangkat siap beradu tos denganku ,sontak aku langsung menolaknya, "GAK!" apa-apaan memangnya dia siapa berani-beraninya ngajak tos bareng.  babeh gua atau kakek gua hah?? " kenapa gak mau? ya udah kita salaman aja ya!" ajak anak ikhwan itu lagi, ih ini anak ngeyel dibilang ane kagak mau ya kagak mau.... aku menggeleng tegas, dan mengalihkan fokusku penuh ke novel yang tengah ku baca. "ih, ummi ma temen kok gitu..., masa gak mau salaman, salaman itu kan katanya menggugurkan dosa mi"(ih, ni anak cowo cerewet banget sih, ni anak agak aneh, bagus lah dah paham klo bersalaman itu menggugurkan dosa. tapi itu khususon buat sesama mahrom aja, klo salamannya kesiapa aja asal genggam, itu mah jadinya menumbuhkan dosa bukan menggugurkannya) " betul, salaman itu menggugurkan dosa, jika itu kau lakukan bersama si Agung (kebetulan ada agung lewat, jad...