Memang semua baru saja berlalu,
tapi kumohon kau juga jangan ikutan berlalu
dan menggoreskan aku sebagai masalalu
aku tahu ia telah pergi
meninggalkan aku juga kamu
tapi bolehkah aku pinta
agar kau tetap disini
bersamaku
aku yang mungkin dulu sempat terabaikan oleh mu
yang dibiarkan berdebu karena enggan kau jamah
atau mungkin hanya kau hiraukan jika sempat
tapi tahukah kau satu bulan kemarin aku sangat bahagia
karena kau tak lagi mendiamkanku dalam debu, kau bahkan menyapaku tiap hari
satu bulan kemarin boleh jadi aku merasa sangat spesial
karena kau selalu menyempatkan waktu untuk bersamaku
mendengarkan lantunan indah dari lisanmu, sungguh aku tak pernah bosan walau itu sudah puluhan kali kau ulang.
ia memang sudah pergi, tapi kau bisakah untuk tetap menggenggamku, tetap terus mengejaku dengan penuh cinta
ya, akulah mushaf mu
al-quran mu , surat cinta dari Nya
yang mungkin tadinya hanya tergeletak penuh debu di almari
tapi romadhon kemarin tanganmu selalu meraihku
yang tadinya hanya kau baca saat sempat
tapi romadhon kemarin kau bahkan selalu menyempatkan
menyapaku kala pagi
walau aku tahu terlelap mungkin lebih nyaman
melanjutkan nyenyak mimpi semalam
saat matahari mulai meninggi , kau juga bersamaku
membacaku hinga berlembar-lembar
lapar dan dahaga seakan tak terasa
sebab nikmat yang dirasa tak hingga
begitu juga saat senja mulai memerah, atau saat langit mulai menghitam
kau tetap kembali, dan kembali menyapaku dengan suara indahmu
aku yang dulu selalu di buat cemburu oleh gadget canggihmu
selalu merasa kalah menyenangkan dibanding teman-teman tongkrongmu
romaddhon kemarin aku merasa yang paling kau cinta, kau dekap berulang kali,
kau eja kataku dengan cinta, kau bahkan membuatkan perioritas akanku,
ah andai kamu tahu betapa bahagianya aku saat itu
dan kini romadhon baru saja pergi
akan kah kau menyimpanku lagi di almari
dan membiarkanku berdebu karena kau diamkan
romadhon baru saja pamit
akankah kau mulai menjauhiku lagi, dan menyapaku hanya kala sempat
haruskan aku merasakan cemburu lagi
bukankah aku sudah memberikan kenyamanan dan rasa tenang untuk mu
romadhon telah berlalu
tapi kumohon kau juga jangan ikutan berlalu
dan menggoreskan aku sebagai masalalu
aku tahu ia telah pergi
meninggalkan aku juga kamu
tapi bolehkah aku pinta
agar kau tetap disini
bersamaku
jangan pernah move on dari ku.
oh ya ada salam dari sajadah sepertiga malam
kenapa semalam kau tak menyapanya?
tahukah kau ia amat rindu akan keningmu,
ia juga berharap agar sujudmu selalu setia menemaninya yang selalu tergelar dalam sepi
katanya, tak apa ia selalu merasakan sunyinya malam, asal ada kau yang bersimpuh diatasnya
ia juga berkata, untuk jangan pernah malu menangis diatasnya,
sebab ia janji tak akan pernah bilang pada siapapun, kalo kamu adalah orang yang cengeng dihadapan Tuhan mu.
satu lagi, ia memintamu untuk jangan pernah move on darinya!
salam cinta
stya rahma sholehah
2 Syawal 1437
tapi kumohon kau juga jangan ikutan berlalu
dan menggoreskan aku sebagai masalalu
aku tahu ia telah pergi
meninggalkan aku juga kamu
tapi bolehkah aku pinta
agar kau tetap disini
bersamaku
aku yang mungkin dulu sempat terabaikan oleh mu
yang dibiarkan berdebu karena enggan kau jamah
atau mungkin hanya kau hiraukan jika sempat
tapi tahukah kau satu bulan kemarin aku sangat bahagia
karena kau tak lagi mendiamkanku dalam debu, kau bahkan menyapaku tiap hari
satu bulan kemarin boleh jadi aku merasa sangat spesial
karena kau selalu menyempatkan waktu untuk bersamaku
mendengarkan lantunan indah dari lisanmu, sungguh aku tak pernah bosan walau itu sudah puluhan kali kau ulang.
ia memang sudah pergi, tapi kau bisakah untuk tetap menggenggamku, tetap terus mengejaku dengan penuh cinta
ya, akulah mushaf mu
al-quran mu , surat cinta dari Nya
yang mungkin tadinya hanya tergeletak penuh debu di almari
tapi romadhon kemarin tanganmu selalu meraihku
yang tadinya hanya kau baca saat sempat
tapi romadhon kemarin kau bahkan selalu menyempatkan
menyapaku kala pagi
walau aku tahu terlelap mungkin lebih nyaman
melanjutkan nyenyak mimpi semalam
saat matahari mulai meninggi , kau juga bersamaku
membacaku hinga berlembar-lembar
lapar dan dahaga seakan tak terasa
sebab nikmat yang dirasa tak hingga
begitu juga saat senja mulai memerah, atau saat langit mulai menghitam
kau tetap kembali, dan kembali menyapaku dengan suara indahmu
aku yang dulu selalu di buat cemburu oleh gadget canggihmu
selalu merasa kalah menyenangkan dibanding teman-teman tongkrongmu
romaddhon kemarin aku merasa yang paling kau cinta, kau dekap berulang kali,
kau eja kataku dengan cinta, kau bahkan membuatkan perioritas akanku,
ah andai kamu tahu betapa bahagianya aku saat itu
dan kini romadhon baru saja pergi
akan kah kau menyimpanku lagi di almari
dan membiarkanku berdebu karena kau diamkan
romadhon baru saja pamit
akankah kau mulai menjauhiku lagi, dan menyapaku hanya kala sempat
haruskan aku merasakan cemburu lagi
bukankah aku sudah memberikan kenyamanan dan rasa tenang untuk mu
romadhon telah berlalu
tapi kumohon kau juga jangan ikutan berlalu
dan menggoreskan aku sebagai masalalu
aku tahu ia telah pergi
meninggalkan aku juga kamu
tapi bolehkah aku pinta
agar kau tetap disini
bersamaku
jangan pernah move on dari ku.
oh ya ada salam dari sajadah sepertiga malam
kenapa semalam kau tak menyapanya?
tahukah kau ia amat rindu akan keningmu,
ia juga berharap agar sujudmu selalu setia menemaninya yang selalu tergelar dalam sepi
katanya, tak apa ia selalu merasakan sunyinya malam, asal ada kau yang bersimpuh diatasnya
ia juga berkata, untuk jangan pernah malu menangis diatasnya,
sebab ia janji tak akan pernah bilang pada siapapun, kalo kamu adalah orang yang cengeng dihadapan Tuhan mu.
satu lagi, ia memintamu untuk jangan pernah move on darinya!
salam cinta
stya rahma sholehah
2 Syawal 1437
Komentar
Posting Komentar