Langsung ke konten utama

PLEASE, JANGAN MOVE ON!

Memang semua baru saja berlalu,
tapi kumohon kau juga jangan ikutan berlalu
dan menggoreskan aku sebagai masalalu
aku tahu ia telah pergi
meninggalkan aku juga kamu
tapi bolehkah aku pinta
agar kau tetap disini
bersamaku
aku yang mungkin dulu sempat terabaikan oleh mu
yang dibiarkan berdebu karena enggan kau jamah
atau mungkin hanya kau hiraukan jika sempat
tapi tahukah kau satu bulan kemarin aku sangat bahagia
karena kau tak lagi mendiamkanku dalam debu, kau bahkan menyapaku tiap hari
satu bulan kemarin boleh jadi aku merasa sangat spesial
karena kau selalu menyempatkan waktu untuk bersamaku
mendengarkan lantunan indah dari lisanmu, sungguh aku tak pernah bosan walau itu sudah puluhan kali kau ulang.
ia memang sudah pergi, tapi kau bisakah untuk tetap menggenggamku, tetap terus mengejaku dengan penuh cinta
ya, akulah mushaf mu
al-quran mu , surat cinta dari Nya
yang mungkin tadinya hanya tergeletak penuh debu di almari
tapi romadhon kemarin tanganmu selalu meraihku
yang tadinya hanya kau baca saat sempat
tapi romadhon kemarin kau bahkan selalu menyempatkan
menyapaku kala pagi
walau aku tahu terlelap mungkin lebih nyaman
melanjutkan nyenyak mimpi semalam
saat matahari mulai meninggi , kau juga bersamaku
membacaku hinga berlembar-lembar
lapar dan dahaga seakan tak terasa
sebab nikmat yang dirasa tak hingga
begitu juga saat senja mulai memerah, atau saat langit mulai menghitam
kau tetap kembali, dan kembali menyapaku dengan suara indahmu

aku yang dulu selalu di buat cemburu oleh gadget canggihmu
selalu merasa kalah menyenangkan dibanding teman-teman tongkrongmu
romaddhon kemarin aku merasa yang paling kau cinta, kau dekap berulang kali,
kau eja kataku dengan cinta, kau bahkan membuatkan perioritas akanku,
ah andai kamu tahu betapa bahagianya aku saat itu

dan kini romadhon baru saja pergi
akan kah kau menyimpanku lagi di almari
dan membiarkanku berdebu karena kau diamkan
romadhon baru saja pamit
akankah kau mulai menjauhiku lagi, dan menyapaku hanya kala sempat
haruskan aku merasakan cemburu lagi
bukankah aku sudah memberikan kenyamanan dan rasa tenang untuk mu
romadhon telah berlalu
tapi kumohon kau juga jangan ikutan berlalu
dan menggoreskan aku sebagai masalalu
aku tahu ia telah pergi
meninggalkan aku juga kamu
tapi bolehkah aku pinta
agar kau tetap disini
bersamaku
jangan pernah move on dari ku.


oh ya ada salam dari sajadah sepertiga malam
kenapa semalam kau tak menyapanya?
tahukah kau ia amat rindu akan keningmu,
ia juga berharap agar sujudmu selalu setia menemaninya yang selalu tergelar dalam sepi
katanya, tak apa ia selalu merasakan sunyinya malam, asal ada kau yang bersimpuh diatasnya
ia juga berkata, untuk jangan pernah malu menangis diatasnya,
sebab ia janji tak akan pernah bilang pada siapapun, kalo kamu adalah orang yang cengeng dihadapan Tuhan mu.
satu lagi, ia memintamu untuk jangan pernah move on darinya!


salam cinta
stya rahma sholehah
2 Syawal 1437










Komentar

Postingan populer dari blog ini

BE A MUSLIM TEENAGER!

Be A Muslim Teenager! Remaja adalah masa yang indah masa yang penuh dengan pernak- penik kehidupan. Penggalian potensi diri juga akan semakin terlihat. Tapi hati-hati dengan masa remaja mu, karena salah jalan saja sudah bisa membuat masa depanmu terancam. Karena bagaimana nanti kamu dimasa depan, adalah bagaimna kamu menjalani masa mudamu. Jangan pernah sia-siakan masa yang ada sebab   nantinya   kita akan ditanya oleh Nya. Bagaimana kita mengisinya dan dihabiskan untuk apa umur kita? , sebuah hadist mengatakan. “Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi). Nah, apa yang akan kalian jawab nanti. Tentu saja jika mulut yang menjawab pasti akan terlontar kata-kata yang manis. Tapi bukan mulut, yang akan menjawab melainkan semua ang...

BELAJAR???!@#$%&

BELAJAR????? Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal.. tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.   mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup.. apakah...

DON'T TOUCH ME!!

"Mi, (panggilan ane di SMA) tos yuk" ajak salah satu teman ikhwan dikelasku, tangan kananya sudah terangkat siap beradu tos denganku ,sontak aku langsung menolaknya, "GAK!" apa-apaan memangnya dia siapa berani-beraninya ngajak tos bareng.  babeh gua atau kakek gua hah?? " kenapa gak mau? ya udah kita salaman aja ya!" ajak anak ikhwan itu lagi, ih ini anak ngeyel dibilang ane kagak mau ya kagak mau.... aku menggeleng tegas, dan mengalihkan fokusku penuh ke novel yang tengah ku baca. "ih, ummi ma temen kok gitu..., masa gak mau salaman, salaman itu kan katanya menggugurkan dosa mi"(ih, ni anak cowo cerewet banget sih, ni anak agak aneh, bagus lah dah paham klo bersalaman itu menggugurkan dosa. tapi itu khususon buat sesama mahrom aja, klo salamannya kesiapa aja asal genggam, itu mah jadinya menumbuhkan dosa bukan menggugurkannya) " betul, salaman itu menggugurkan dosa, jika itu kau lakukan bersama si Agung (kebetulan ada agung lewat, jad...