Langsung ke konten utama

BERMULA SAPA

BERMULA SAPA

hati yang berdebar, tak seiring rima bagai derap yang bubar, bagai langkah kaki yang saling mengejar, tak teratur, tapi terus menderu. bergejolak dalam degup yang gagap.
itu aku....
itu hatiku
itu jantungku
kala sapa mu menyapa
lalu bibir yang kaku, kata yang tersekat, kelu yang tak dibuat, di tambah rona merah yang merekah di pipi yang sudah sendari tadi mengembang menahan senyum malu.
ah, itu juga aku
itu diriku
itu wajahku
saat senyummu menyapa.....
karena itu...
karena aku tahu, dada ini belum mampu menahan gejolaknya, yang berlarian dalam euforia pesona sapaanmu, karena aku tahu hati ini masih susah untuk mereda dalam keteduhan senyummu.
karena aku tahu, muka ku amat sangat kacau saat kau lempar senyum itu, wajahku susah mengkondisikan rona merahnya, wajahku susah untuk menyembunyikan  bahwa ada bahagia yang amat teramat disana. wajahku tak bisa berbohong, bahwa rasa itu ada untuk mu
dan yang terakhir karena belum ada izin dari pencipta untuk memandangmu terlalu dalam
karena semua itu lah
aku memilih untuk tetap menunduk dalam pandangan
menunduk dalam menatap ujung kakiku,yang persis menghadap ujung kaki mu pula
biarkan aku tetap menunduk dalam semua rasa yang bergejolak
hingga nanti aku benar-benar punya kekuatan lebih menatap matamu
dan pelan-pelan mengangguk iya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BE A MUSLIM TEENAGER!

Be A Muslim Teenager! Remaja adalah masa yang indah masa yang penuh dengan pernak- penik kehidupan. Penggalian potensi diri juga akan semakin terlihat. Tapi hati-hati dengan masa remaja mu, karena salah jalan saja sudah bisa membuat masa depanmu terancam. Karena bagaimana nanti kamu dimasa depan, adalah bagaimna kamu menjalani masa mudamu. Jangan pernah sia-siakan masa yang ada sebab   nantinya   kita akan ditanya oleh Nya. Bagaimana kita mengisinya dan dihabiskan untuk apa umur kita? , sebuah hadist mengatakan. “Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi). Nah, apa yang akan kalian jawab nanti. Tentu saja jika mulut yang menjawab pasti akan terlontar kata-kata yang manis. Tapi bukan mulut, yang akan menjawab melainkan semua ang...

BELAJAR???!@#$%&

BELAJAR????? Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal.. tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.   mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup.. apakah...

DON'T TOUCH ME!!

"Mi, (panggilan ane di SMA) tos yuk" ajak salah satu teman ikhwan dikelasku, tangan kananya sudah terangkat siap beradu tos denganku ,sontak aku langsung menolaknya, "GAK!" apa-apaan memangnya dia siapa berani-beraninya ngajak tos bareng.  babeh gua atau kakek gua hah?? " kenapa gak mau? ya udah kita salaman aja ya!" ajak anak ikhwan itu lagi, ih ini anak ngeyel dibilang ane kagak mau ya kagak mau.... aku menggeleng tegas, dan mengalihkan fokusku penuh ke novel yang tengah ku baca. "ih, ummi ma temen kok gitu..., masa gak mau salaman, salaman itu kan katanya menggugurkan dosa mi"(ih, ni anak cowo cerewet banget sih, ni anak agak aneh, bagus lah dah paham klo bersalaman itu menggugurkan dosa. tapi itu khususon buat sesama mahrom aja, klo salamannya kesiapa aja asal genggam, itu mah jadinya menumbuhkan dosa bukan menggugurkannya) " betul, salaman itu menggugurkan dosa, jika itu kau lakukan bersama si Agung (kebetulan ada agung lewat, jad...