Langsung ke konten utama

KKN UNS TANGGAP COVID-19 “Pendampingan Masyarakat RT 01 RW 01 Desa Karangjambu dalam Menghadapi Wabah Covid-19”

KKN UNS TANGGAP COVID-19

“Pendampingan Masyarakat RT 01 RW 01 Desa Karangjambu dalam Menghadapi Wabah Covid-19”

 

 


 

 

   Kebumen (7/20) UNS kali ini tetap mengadakan KKN di masa pandemi dengan berbagai prosedur yang berbeda dengan KKN sebelumnya. KKN era covid kali ini dilakukan secara individu di daerah mahasiswanya masing-masing. KKN Era Covid-19 Batch II ini diikuti oleh 2.045 mahasiswa dan secara simbolis dilepaskan oleh Mentri Desa PTT melalui daring pada 15 Mei 2020.

Stya Rahma salah satu mahasiswa KKN di bawah bimbingan Dr. Agus Supriyanto, S.Si.,M.Si, yang tergabung dalam kelompok 88 KKN COVID UNS membuat beberapa kegiataan yang bertujuan untuk  mengedukasi, dan  mengurangi ersebaran covid lebih tepatnya di desa Karangjambu Rt01 / Rw 01. Diantaranya sebagai berikut.

KKN ini dapat terlaksana dengan beberapa program kegiatan yang dilatarbelakangi karena kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat setempat mengenai bahaya Covid-19. Program kerjanya antara lain Pengenalan dan Pencegahan Covid-19 dengan cara penempelan poster , pembagian masker juga dengan sosialisasi secara langsung; Penerapan dan Edukasi PHBS dengan penyediaan tempat cuci tangan beserta kelengkapannya dan juga edukasi tentang cara cuci tangan yang benar; Bantu desa yaitu dengan cara ikut serta menjadi relewan dalam setiap kegiatan desa, semisalnya pendirian posko covid dan penyaluran bantuan sembako. dan Program Omah Belajar yaitu pendampingan belajar anak yang dilaksanakan secara langsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Dari kegitan-kegiatan tersebut membantu warga mengenali tentang covid dan menyadarkan warga tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan. Juga membantu anak-anak yang terkendala dengan pembelajaram akibat dampak dari covid-19 ini” ujar Stya mahasiswa pendidikan kimia UNS yang tergabung dalam anggota KKN Covid-19.

Dengan adanya program kegiatan KKN UNS Era Covid-19 diharapkan dapat memberi pemahaman lebih kepada masyarakat mengenai Covid-19 sehingga masyarakat menjadi lebih tanggap menghadapi Covid-19.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BE A MUSLIM TEENAGER!

Be A Muslim Teenager! Remaja adalah masa yang indah masa yang penuh dengan pernak- penik kehidupan. Penggalian potensi diri juga akan semakin terlihat. Tapi hati-hati dengan masa remaja mu, karena salah jalan saja sudah bisa membuat masa depanmu terancam. Karena bagaimana nanti kamu dimasa depan, adalah bagaimna kamu menjalani masa mudamu. Jangan pernah sia-siakan masa yang ada sebab   nantinya   kita akan ditanya oleh Nya. Bagaimana kita mengisinya dan dihabiskan untuk apa umur kita? , sebuah hadist mengatakan. “Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi). Nah, apa yang akan kalian jawab nanti. Tentu saja jika mulut yang menjawab pasti akan terlontar kata-kata yang manis. Tapi bukan mulut, yang akan menjawab melainkan semua ang...

BELAJAR???!@#$%&

BELAJAR????? Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal.. tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.   mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup.. apakah...

DON'T TOUCH ME!!

"Mi, (panggilan ane di SMA) tos yuk" ajak salah satu teman ikhwan dikelasku, tangan kananya sudah terangkat siap beradu tos denganku ,sontak aku langsung menolaknya, "GAK!" apa-apaan memangnya dia siapa berani-beraninya ngajak tos bareng.  babeh gua atau kakek gua hah?? " kenapa gak mau? ya udah kita salaman aja ya!" ajak anak ikhwan itu lagi, ih ini anak ngeyel dibilang ane kagak mau ya kagak mau.... aku menggeleng tegas, dan mengalihkan fokusku penuh ke novel yang tengah ku baca. "ih, ummi ma temen kok gitu..., masa gak mau salaman, salaman itu kan katanya menggugurkan dosa mi"(ih, ni anak cowo cerewet banget sih, ni anak agak aneh, bagus lah dah paham klo bersalaman itu menggugurkan dosa. tapi itu khususon buat sesama mahrom aja, klo salamannya kesiapa aja asal genggam, itu mah jadinya menumbuhkan dosa bukan menggugurkannya) " betul, salaman itu menggugurkan dosa, jika itu kau lakukan bersama si Agung (kebetulan ada agung lewat, jad...