Langsung ke konten utama

MAAFkan

dalam buai sunyi aku tertunduk pilu
tergugu bersama peliknya asa
dalamnya rasa telah tergali
 bersama harap yang terus terangkai
tapi semua hanyalah fana
yang berujung  pada luka hati nan perih
padahal dulu indah dan bahagia
 kini hanya menyisakan kisah dalam kenang

maafkan
karena coret tintanku
telah berani terasir di lembarmu
mengguratkan lika-liku goresan penuh warna
menyisakan cerita kenangan yang terngiang

maafkan
karena rinduku telah lancang mengampiri sosokumu
menimbulkan noda pada setitik rasa yang harusnya dijaga
menumbuhkan harap yang tak lagi biasa
aku terbujuk untuk terus percaya
akan bisikan yang menelusup pada hati

maafkan
karena geming suaraku sempat mengisi melodi nyanyianmu
mengalun diderap langkahmu
terselip disela canda dan tawa mu

maafkan aku
telah melukiskan kenangan dilembarmu
merendra harap dan rindu pada sosokmu
ikut bernada dalam  senandungmu....
 maafkan....

seharusnya...
aku tetap tertunduk dalam diam
menjaga dalam-dalam
berdoa di hening malam
pasrahkan rasa yang bermayam
pada sang pemilik alam


seharusnya...
tak perlu ada canda diantara kita
janji janji kebahagiaan tak perlu kau kata
ia kan datang sendri dengan segala takdir Nya
tak perlu ada sapa
jika ia hanya merusak penjagaann rasa

biarlah
kini kita terdiam
sibuk dalam muhasabah masing-masing
tak usah ada ikatan
tak perlu lagi saling menunggu
yang ada kita harus belajr saling melepaskan
belajar ikhlas menerima setiap ketentuan takdirNya
diam, tapi sibuk dalam perbaikan diri






~stya rahma~

Komentar

  1. subahanalloh....
    semoga antum benar2 bisa mengaplikasikan mahabbah pada tempatnya. karena cinta-Nya, kasih-Nya, dan sayang-Nya lebih NYATA.....

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BE A MUSLIM TEENAGER!

Be A Muslim Teenager! Remaja adalah masa yang indah masa yang penuh dengan pernak- penik kehidupan. Penggalian potensi diri juga akan semakin terlihat. Tapi hati-hati dengan masa remaja mu, karena salah jalan saja sudah bisa membuat masa depanmu terancam. Karena bagaimana nanti kamu dimasa depan, adalah bagaimna kamu menjalani masa mudamu. Jangan pernah sia-siakan masa yang ada sebab   nantinya   kita akan ditanya oleh Nya. Bagaimana kita mengisinya dan dihabiskan untuk apa umur kita? , sebuah hadist mengatakan. “Tidak beranjak kaki anak Adam dari hadapan Allah hingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya, dihabiskan untuk apa? tentang usia mudanya, diisi dengan apa? tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan digunakan untuk apa? Dan amalannya dari ilmu yang dia miliki?”(HR At Tirmidzi). Nah, apa yang akan kalian jawab nanti. Tentu saja jika mulut yang menjawab pasti akan terlontar kata-kata yang manis. Tapi bukan mulut, yang akan menjawab melainkan semua ang...

BELAJAR???!@#$%&

BELAJAR????? Arrghhh.... malas sekali sepertinya mendengar kata itu, aku sepertinya memang sudah terlalu nyaman dengan dua minggu liburan ya dua minggu telah usai berlalu,, saat nya kembli ke sekolah, melakukan rutinitas seperti biasa. berangkat pagi, belajar pulang sore, tugas dan ulangan. siap-siap kembali menyapa rumus2 fisika, deretan angka matematika, sebrek hafalan tentang biologi, mengungkit masa lalu dalam sejarah, juga berkutat dengan unsur-unsruk kimia.. mendengarkannya saja sudah membuatku sebal.. tapi kawan liburan kali ini membuatku untuk kembali merenungkan semua, menyesali sikpaku setangh tahun terakhir, menyadarkan dari pola pikirku tentang belajar.   mungkin bukan hanya aku, yang menilai belajar itu membosankan, tak enak, menyusahkan juga memusingkan. apa gunanya coba, menghitung kecepatan boneka jatuh dari lantai sekian? tegangan tali, katrol, kecepatan sentripental, tnagen, coz, sin... toh tanpaa menghitung semua itu kita bakalan teteap hidup.. apakah...

DON'T TOUCH ME!!

"Mi, (panggilan ane di SMA) tos yuk" ajak salah satu teman ikhwan dikelasku, tangan kananya sudah terangkat siap beradu tos denganku ,sontak aku langsung menolaknya, "GAK!" apa-apaan memangnya dia siapa berani-beraninya ngajak tos bareng.  babeh gua atau kakek gua hah?? " kenapa gak mau? ya udah kita salaman aja ya!" ajak anak ikhwan itu lagi, ih ini anak ngeyel dibilang ane kagak mau ya kagak mau.... aku menggeleng tegas, dan mengalihkan fokusku penuh ke novel yang tengah ku baca. "ih, ummi ma temen kok gitu..., masa gak mau salaman, salaman itu kan katanya menggugurkan dosa mi"(ih, ni anak cowo cerewet banget sih, ni anak agak aneh, bagus lah dah paham klo bersalaman itu menggugurkan dosa. tapi itu khususon buat sesama mahrom aja, klo salamannya kesiapa aja asal genggam, itu mah jadinya menumbuhkan dosa bukan menggugurkannya) " betul, salaman itu menggugurkan dosa, jika itu kau lakukan bersama si Agung (kebetulan ada agung lewat, jad...